Mengejutkan! Syekh Nawawi Al-Bantani Ternyata Pernah Mondok di Purwakarta! Diungkap Ajengan Ahmad Mulyadi Saat Muludan di Masjid Al-Makmur Legokbarong

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Jumat, 13 September 2024 | 22:34 WIB
Ajengan Ahmad Mulyadi dari Ponpes Hidayatul Qur'an Jatiluhur, ungkap fakta mengejutkan, bahwa Syekh Nawawi Al-Bantani ternyata pernah mondok di Syech Baing Yusuf Purwakarta. Muludan di Masjid Jami Al-Makmur DUsun 2 Legokbarong, Desa Pusakamulya Kiarapedes, Purwakarta. Jumat, 13 September 2024 (Dok. DKM Masjid Jami Al-Makmur/Bedi Ahmad Zubaedi)
Ajengan Ahmad Mulyadi dari Ponpes Hidayatul Qur'an Jatiluhur, ungkap fakta mengejutkan, bahwa Syekh Nawawi Al-Bantani ternyata pernah mondok di Syech Baing Yusuf Purwakarta. Muludan di Masjid Jami Al-Makmur DUsun 2 Legokbarong, Desa Pusakamulya Kiarapedes, Purwakarta. Jumat, 13 September 2024 (Dok. DKM Masjid Jami Al-Makmur/Bedi Ahmad Zubaedi)

Pesan Shalawat dan Keberkahan

Ajengan Ahmad Mulyadi dalam tausiyahnya juga menyampaikan pesan penting tentang shalawat.

Menurutnya, mengucap shalawat bukan hanya untuk berharap keberkahan, tetapi juga sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT.

"Mengucap shalawat untuk berharap terbayarnya utang tidak salah, tetapi lebih baik jika diniatkan untuk menjalankan perintah Allah," kata Ajengan Ahmad Mulyadi.

Dengan sejarah yang panjang dan pengaruh yang mendunia, kisah Syech Nawawi Al-Bantani menjadi inspirasi bagi umat Islam, terutama dalam meneladani semangat belajar dan perjuangan beliau dalam menegakkan ajaran Islam.

Purwakarta, dengan keberadaan Syech Baing Yusuf, telah menjadi bagian dari sejarah penting itu.

Baca Juga: Update Proses Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders: Siap Perkuat Timnas Indonesia

Warisan dan Pengaruh Syech Nawawi

Syech Nawawi Al-Bantani dikenal luas sebagai ulama produktif yang karya-karyanya terus dipelajari hingga kini.

Ia juga memiliki peran penting dalam menginspirasi perjuangan melawan kolonialisme Belanda, meskipun tidak secara langsung terlibat dalam revolusi fisik.

Pengaruh beliau tidak hanya terbatas di tanah kelahirannya, tetapi juga di Mekah, tempat di mana ia mengajar dan mendidik banyak ulama dari berbagai penjuru dunia, termasuk beberapa ulama besar Indonesia seperti KH. Hasyim Asyari dan KH. Ahmad Dahlan.

Syech Nawawi menanamkan semangat perjuangan dan nasionalisme melalui pendidikan.

Baginya, kemerdekaan dari belenggu kolonialisme adalah kunci bagi umat Islam untuk dapat menjalankan ajaran agama dengan lebih baik.

Baca Juga: Habib Hanif Kuliti Guru Gembul! Ternyata Guru Gembul Berbenturan dengan Fakta, Data, dan Jurnal Ilmiah

Dengan fakta baru yang terungkap tentang masa kecil Syech Nawawi di Purwakarta, kita diingatkan kembali akan pentingnya terus menjaga dan melestarikan warisan keilmuan serta semangat perjuangan para ulama Nusantara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Profil KH. Abdul Halim Majalengka

Senin, 14 April 2025 | 07:45 WIB
X