Adiknya, Enjang Sugianto, juga aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama dan pertanian, mantan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kiarapedes, Sekretaris MWCNU Kecamatan Kiarapedes dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Purwakarta.
Baca Juga: Banser Tempatkan 9 Anggota untuk Amankan Perayaan Tahun Baru Islam 1446 H di Desa Pusakamulya!
Kisah Mayor Ngadiun
Kakek Zaenx, Ngadiun, adalah seorang TNI yang berjuang dalam masa kemerdekaan Indonesia.
Moyang Ngadiun berasal dari Yogyakarta dimana saat itu mengalami banyak cobaan akibat politik Devide et Impera dari pemerintah kolonial Belanda.
Setelah kakek buyutnya terbunuh secara sadis oleh pasukan Belanda, kakeknya Ngadiun melarikan diri dan berpindah-pindah tempat, termasuk ke Magelang dan Purworejo.
Sebagai TNI, Ngadiun memiliki peran penting dalam menumpas pemberontakan DI/TII di daerah Nagrog, Kecamatan Wanayasa.
Ia memimpin warga desa untuk mengepung gerombolan pemberontak di gunung-gunung.
Di Desa Pusakamulya, Ngadiun melatih anggota Banser dalam keterampilan militer untuk menghadapi ancaman pemberontak seperti PKI dan DI/TII.
Salah satu anggota Banser yang dilatih Ngadiun adalah Obih, yang kelak akan membimbing Zaenx dalam kegiatan kepemudaan dan kemasyarakatan.
Obih merupakan anggota Banser tahun 60-an, saat terjadi benturan PKI dan NU, masa dimana pemberontakan PKI terjadi.
Obih memiliki anak dan cucu yang juga menjadi anggota Banser, yaitu Saepudin dan Aldiansyah.
Baca Juga: Diskusi ISNU Kiarapedes, Mang Deden Ungkap Mitos Benturan Islam dengan Sunda
Kisah Uyut Juhara
Di sisi lain, kakek buyut Zaenx dari jalur ibu, Juhara, adalah anggota Laskar Hizbullah.
Artikel Terkait
Tanggapi pelegalan ganja di beberapa negara, Zaenx: Indonesia lebih kaya!
Zaenx: Prancis harus menang, karena ada Islamnya!
11 Pabrik Teh di Purwakarta Bangkrut Gara-gara Covid-19: Wawancara Ekslusif Bersama Haji Zaenx!
Pelatih SSB Pusaka Muda Purwakarta dan Owner Zaenx Makmur Menonton Sepak Bola Persib vs Persita di GBLA
Zaenx, Pengusaha Agribisnis Purwakarta, Secara Berkala Boyong Warga untuk Menonton Persib di Stadion
UNIK! Pabrik Teh Zaenx Makmur Purwakarta Meriahkan Hari Batik Nasional: Sejarah dan Makna Batik Indonesia
Ketua Komite SDN 2 Pusakamulya, Zaenx: Bullying, Mungkin Dulu Lumrah Jaman Kita Sekolah, Sekarang Ada Hukumnya
Ketua Komite SDN 2 Pusakamulya Zaenx: Cegah Bullying, Bukan Hanya Slogan!
Ketua Komite SDN 2 Pusakamulya Zaenx: Sekolah Harus Menjadi Tempat yang Nyaman Tanpa Bullying!
Perjuangan Zaenx Membangun Usaha untuk Kesejahteraan Petani Teh Rakyat di Desa Pusakamulya