Pengakuan Saksi, ke Rumah Ferdy Sambo Bawa Senjata Panjang dan Body Vest

- Selasa, 29 November 2022 | 09:00 WIB
Saksi dan terdakwa Agus Nurpatria. (Foto: PMJ News)
Saksi dan terdakwa Agus Nurpatria. (Foto: PMJ News)



PURWAKARTA ONLINE, Jakarta - Mantan Kabag Gakkum Provost Divpropam Polri Kombest Pol Susanto Haris hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini Senin (28/11/2022).

Dalam persidangan, Susanto mengaku diminta datang ke lokasi kejadian di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga. Susanto juga membawa senjata laras panjang dan body vest (rompi).

“Jam 17.20 WIB, kami dipanggil oleh Spri (Asisten pribadi) Pak Karo Provos Brigadir Made, disuruh menghadap segera ke ruang Karo Provos di lantai dasar,” ujar Susanto di PN Jaksel, Senin (28/11/2022).

Baca Juga: Video syur 38 Menit viral, Denise Chariesta malah tantang Si Penyebar!

Selanjutnya, Susanto memenuhi panggilan tersebut. Di sana, Susanto diminta membawa senjata laras panjang dan body vest (rompi).

“Saya menghadap dengan berpakaian dinas dan memakai sandal karena habis salat Jumat. 'Perintah Ndan.’ “Segera ke rumah Kadiv, saya ditelepon Pak Kadiv Propam untuk segera Pak Kadiv ada penembakan. Bawa senjata panjang dan body vest,” ucapnya.

“Saya pikir kok bawa senjata panjang dan body vest? Apa ada teroris, apa ada anggota yang marah,” sambungnya.

Baca Juga: Pacaran dengan JK, tapi.... Denise Chariesta: Gue hamil anaknya Si RD!

Susanto kemudian mengaku menuju ke rumah dinas Ferdy Sambo pada pukul 17.25 WIB.

Hakim kemudian menanyakan kepada Susanto apa saja yang dibawa, termasuk jenis senjatanya.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Capres 2024 yang didukung Pak Jokowi akan menang!

Selasa, 24 Januari 2023 | 22:42 WIB
X