Dia mengajak semua pihak, termasuk pemerintah dan stakeholder, untuk mendukung penuh inisiatif para pemuda tani di Desa Pusakamulya.
Tantangan Pemuda Tani
Para pemuda tani di Desa Pusakamulya menghadapi tantangan keterbatasan alat modern.
Meski demikian, mereka tetap optimis dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan terus mengembangkan inovasi pertanian.
"Kemauan bertani para pemuda sepatutnya didorong oleh semua pihak, jangan sampai sengsara pangan, padahal Tuhan mentakdirkan kita hidup di negara agraris," ujar Enjang.
"Melalui kelompok tani, kita mengkolaborasikan segala potensi pertanian dengan teknologi yang inovatif, meskipun ketersediaan alat modern masih sangat terbatas di daerah kita. Tapi ada beberapa alsintan, seperti traktor, cultivator, dan pengolah kopi yang sudah tersedia di kelompok."
Inisiatif para pemuda tani di Desa Pusakamulya merupakan contoh nyata bagaimana semangat dan kerja keras dapat menghidupkan kembali sektor pertanian yang sering kali diabaikan.
Dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah dan stakeholder, sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini. Dengan semangat yang tinggi dan dukungan yang tepat, masa depan pertanian di Purwakarta tampak cerah.
Baca Juga: Video Asusila Viral! PT SMJ Brebes Bantah Karyawan Terlibat, Netizen Penasaran dan Cari Kebenaran
Aksi pemuda tani ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan dukungan terhadap inisiatif pertanian pemuda di Kiarapedes, serta mendorong lebih banyak generasi muda untuk kembali melirik sektor pertanian sebagai peluang yang menjanjikan.***
Artikel Terkait
Konferensi Anak Cabang, Supenda Griana Terpilih Pimpin ISNU Kiarapedes!
Diskusi ISNU Kiarapedes, Mang Deden Ungkap Mitos Benturan Islam dengan Sunda
Sudah Bertuhan yang Esa, Mang Deden dalam Diskusi ISNU Kiarapedes: Cukup 1 Wali untuk Tanah Sunda!
Kepada ISNU Kiarapedes Mang Deden Berpesan: Ber-ISNU, Jangan Sampai Melupakan 'Kiarapedes'-nya!
Konfercab ISNU Purwakarta 2024: Nama-nama Besar Diyakini akan Bertarung Pada 10 Juli!
Konferensi Cabang ISNU Purwakarta Siap Digelar: Membangun Peradaban Melalui Kemandirian Jam'iyyah
Konfercab ISNU Purwakarta 2024: Dr. Ramlan Tegaskan NU Harus Berkuasa di Negeri Sendiri!
Pembukaan Konfercab, Ajengan Anwar Nasihin: ISNU Harus Membangun Universitas Unggul di Purwakarta!
Ahmad Sya'roni Kembali Pimpin ISNU Purwakarta 2024-2029: Lanjutkan Program Unggulan dan Kemandirian!
ISNU Kiarapedes Hadiri Tradisi Babarik di Mekarjaya: Doa Bersama dan Syukur Petani atas Hasil Panen Berlimpah