dalil

Diskusi ISNU Kiarapedes, Mang Deden Ungkap Mitos Benturan Islam dengan Sunda

Sabtu, 6 Juli 2024 | 10:33 WIB
Diskusi ISNU Kecamatan Kiarapedes di Ponpes Riyadhul Jannah Ciheulang, Mustasyar MWCNU Rd. Deden Ipan Sulaeman menjadi narasumber. Jumat 5/7/2024 (Dok. ISNU Kiarapedes)

Baca Juga: Motor Desain Baru Honda CB650R: Moge 650 cc dengan Desain Agresif dan Fitur Canggih dari PT Astra Honda Motor

Kasih Sayang dalam Budaya Sunda

Mang Deden, yang juga dikenal sebagai pecinta budaya dan sejarah, menekankan bahwa berbicara tentang Sunda adalah berbicara tentang kasih sayang.

Ia sering menjadi narasumber dalam berbagai penulisan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam pandangannya, pemahaman yang benar tentang sejarah sangat penting agar tidak ada kesalahpahaman yang terus berlanjut.

Menghadirkan Perspektif yang Berbeda

Diskusi yang dihadiri oleh aktivis GP Ansor, IPNU, IPPNU, dan masyarakat umum ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang berbeda dan lebih tepat tentang sejarah Prabu Siliwangi.

Baca Juga: Polres Subang Gelar Pertandingan Sepak Bola Persahabatan dengan Wartawan

Dengan demikian, masyarakat dapat lebih memahami konteks sejarah secara benar dan tidak terjebak dalam narasi yang salah.

Dengan mengurai mitos dan fakta seputar Prabu Siliwangi, diskusi ini berusaha untuk memperbaiki persepsi yang salah dan mengedukasi masyarakat tentang sejarah Sunda yang sebenarnya. 

"Bicara Sunda, adalah bicara tentang kasih sayang," kata Mang Deden, menutup diskusi dengan pesan yang mendalam.

Acara diskusi ini menjadi langkah awal yang penting dalam meluruskan sejarah Prabu Siliwangi yang sering disalahpahami.

Melalui diskusi yang mendalam dan penuh kasih sayang, diharapkan masyarakat dapat memiliki pemahaman yang lebih baik dan akurat mengenai sejarah Sunda, sehingga bisa menjaga dan melestarikan budaya dengan benar.***

Halaman:

Tags

Terkini

Profil KH. Abdul Halim Majalengka

Senin, 14 April 2025 | 07:45 WIB