Purwakarta Online - Bertempat di kediaman Asep Saepudin S.Pd, atau yang akrab disapa Aspud pada Rabu 04/06/25.
Dalam pertemuan itu berlangsung diskusi hangat seputar isu kepemudaan bersama Tim Purwakarta Online.
Aspud, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (Gp Ansor) Purwakarta, menyampaikan pandangan mendalam tentang peran pemuda dan pentingnya pemberdayaan di daerah.
Menurut data, jumlah penduduk Purwakarta saat ini mencapai sekitar 1 juta jiwa.
Baca Juga: Ansor dan Banser Leuwigoong Kutuk Keras Persekusi Kyai di Karawang: Tuntut Keadilan Segera!
Dalam konteks kepemudaan, masih banyak organisasi yang menggunakan nama "pemuda", namun batasan usianya tidak sesuai dengan yang ditetapkan negara.
Misalnya, ada organisasi yang tetap menggunakan kata “Pemuda” meskipun anggotanya sudah melewati usia 30 tahun.
Aspud menjelaskan bahwa setiap organisasi memiliki otonomi dalam menentukan usia keanggotaannya, sesuai kesepakatan internal masing-masing.
"Undang-undang memang menyebutkan batas usia pemuda antara 16 sampai 30 tahun, tapi dalam prakteknya, organisasi memiliki aturan sendiri," ujar Aspud.
Dalam pembahasan tersebut, Aspud juga menekankan pentingnya pemberdayaan pemuda.
Salah satu contoh sukses adalah GP Ansor yang dikenal sebagai organisasi kaderisasi, bukan sekadar paguyuban.
Lewat Ansor, pemuda diajak aktif dan berkontribusi dalam kegiatan positif, termasuk menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Ia juga menyoroti peran organisasi seperti GP Ansor yang tak hanya sebagai wadah diskusi, tapi tempat kaderisasi dan pengembangan diri.
Artikel Terkait
Video Cikgu Fadhilah Terabox Viral, Dugaan Skandal dengan Suami Orang Hebohkan Media Sosial
Video Cikgu Fadilah Viral di Media Sosial, Diduga Selingkuh dengan Suami Orang
Cikgu Fadilah Viral karena Video Terlarang, Ini Imbauan Pakar soal Link Terabox dan Telegram
Video Viral Cikgu Fadilah dan Abang Wiring Hebohkan Malaysia-Indonesia, Link Terabox Jadi Incaran
Ramalan Tan Malaka di Naar de Republiek Indonesia Terbukti, Kapitalisme Runtuh!
Kapitalisme Runtuh! Tan Malaka Sudah Meramalkan Munculnya Korporatokrasi Dunia
Tan Malaka dan Peringatan Akan Runtuhnya Kapitalisme: Dari Naar de Republiek Indonesia ke Kini
Naar de Republiek Indonesia: Tan Malaka dan Ancaman Korporatokrasi Sejak Tahun 1924
Agustya Hendy Bernadi: BRI Salurkan KUR Rp54,9 Triliun untuk UMKM Dukung Asta Cita Pemerintah
Bisa Pinjam Saldo DANA Tanpa KTP? Ini Rahasianya yang Jarang Diketahui!