PURWAKARTA ONLINE - Pembelian kendaraan baru kini terpengaruh oleh kebijakan opsen BBNKB, yang dapat meningkatkan biaya yang harus dibayar oleh konsumen.
Pengenaan pajak kendaraan bermotor dengan adanya opsen ini sudah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Lalu, bagaimana pengaruh opsen BBNKB terhadap biaya yang dikeluarkan pembeli? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Apa itu Opsen BBNKB dan PKB?
Opsen BBNKB adalah tambahan pajak yang dikenakan oleh pemerintah kabupaten/kota pada pajak kendaraan bermotor, khususnya pada pembelian kendaraan baru.
Baca Juga: Hotel Aruss Semarang, Dari Judi Online hingga Penyitaan Polisi
Dengan tarif opsen yang ditetapkan sebesar 66% dari pajak terutang, pembeli kendaraan baru harus siap menghadapi biaya tambahan di luar pajak kendaraan itu sendiri.
Selain itu, opsen juga berlaku pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Pembayaran PKB akan dihitung dengan tarif yang lebih rendah, namun opsen ditambahkan sebagai pungutan tambahan. Kedua pajak ini, yakni opsen PKB dan opsen BBNKB, telah mempengaruhi total biaya yang harus dibayar oleh konsumen yang membeli kendaraan baru.
Simulasi Biaya Opsen PKB dan BBNKB
Mari kita simulasikan bagaimana opsen mempengaruhi biaya PKB dan BBNKB. Sebagai contoh, kita menggunakan mobil Avanza tipe 1.3 E M/T dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp 175 juta.
Berdasarkan tarif pajak di Jawa Timur, perhitungan PKB sebelum dikenakan opsen adalah sebagai berikut:
PKB (sebelum opsen) = 2% x (Rp 175.000.000 x 1.050) = Rp 3.675.000
Baca Juga: Kontroversi Menu Makan Bergizi Gratis: Makanan Bergizi atau Hanya Biasa Saja?
Artikel Terkait
Hotel Aruss Semarang, Dari Judi Online hingga Penyitaan Polisi
Cara Mencegah dan Mengelola Infeksi Human Metapneumovirus (HMPV)
Siapa Tri Nurtaufan? Disebut Sebagai Direktur Utama di Balik Hotel Aruss Semarang
Indonesia Terancam Bencana Akibat Perubahan Iklim: Peringatan dari PBB untuk Masa Depan
Pemecatan Shin Tae-yong: Timnas Indonesia Harus Lebih Bagus Lagi di Tangan Pelatih Baru
Purwakarta Darurat PMK! Wabah Mengancam Peternakan Lokal
Perang Rusia-Ukraina: 15.000 Tentara Ukraina Tewas dalam 5 Bulan Terakhir, Dampak Konflik di Tahun Ke-1.048
700 KM Bermotor ke Purwakarta Nagih Utang Demi Kemoterapi Anak!
Usia Pensiun Pekerja Swasta Bertambah: Apa Artinya Bagi Anda?
Kontroversi Menu Makan Bergizi Gratis: Makanan Bergizi atau Hanya Biasa Saja?