Tantangan Ketahanan Pangan dan Solusi Lokal
Data Kementerian Pertanian menunjukkan Purwakarta termasuk wilayah dengan risiko food loss akibat distribusi tidak merata.
Melalui program seperti Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan pelatihan pertanian organik, LPPNU dan BPP berupaya mengatasi hal ini.
Baca Juga: Solidaritas TKSCI di Purwakarta! Anggota Mogok Ditolong Saat Mudik, Mesin Diperbaiki di Posko
"Kami mendorong petani beralih ke pupuk organik dan irigasi hemat air. Ini langkah kecil untuk mengurangi ketergantungan impor," tambah Indra.
Abang Ijo Hapidin, dalam pesan tertulisnya, menegaskan komitmen Pemkab Purwakarta mendukung inisiatif ini.
"Ketahanan pangan dimulai dari desa. Kolaborasi seperti ini harus menjadi model di wilayah lain."
Ramadan Produktif, Masa Depan Berkelanjutan
Di tengah tantangan perubahan iklim dan degradasi lahan, upaya LPPNU dan BPP Tegalwaru menjadi contoh bagaimana kolaborasi multisektor dapat menciptakan solusi nyata.
Baca Juga: 1 Juta AgenBRILink Siap Bantu Mudik Lebaran! Transaksi Aman, Perjalanan Tenang
Ramadan 2025 tidak hanya tentang menahan lapar, tetapi juga tentang memperkuat ketahanan pangan—satu langkah demi satu langkah.***