Mereka juga meminta nama-nama yang terlibat, baik pemberi maupun penerima gratifikasi, diumumkan secara terbuka untuk menghindari keresahan di masyarakat.
“Sebanyak 22 orang yang sudah diperiksa merasa tertekan. Jika memang tidak bersalah, bebaskan mereka. Namun, jika ada yang terlibat, proses sesuai hukum,” tegas Wawan Gunawan.
Kronologi Kasus Dugaan Gratifikasi
Kasus ini bermula pada Mei 2025, ketika sebuah Toyota Inova Zenix Hybrid dengan nomor polisi T 1507 CA diamankan penyidik Kejari Purwakarta.
Mobil tersebut diduga sering terlihat di rumah dinas Bupati Purwakarta sebelum akhirnya disita.
Massa yakin bahwa dengan pengawasan yang baik, kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan cepat.
“Kami berharap Kejati Jabar segera bertindak tegas agar integritas hukum di Purwakarta tetap terjaga,” tandas Budiawan.***
Baca Juga: Rekomendasi HP untuk Konten Kreator: Vivo X50 Pro, Smartphone Flagship dengan Kamera Gimbal Canggih
#GratifikasiPurwakarta #ToyotaInovaHybrid #KejariPurwakarta #KejatiJabar #KasusKorupsi
Artikel Terkait
Istri Mantan Sekda dan Kadinkes Purwakarta Terlibat Dugaan Korupsi di Puskesmas Plered, Ternyata Sudah Dipanggil Kejari Pada 2022
Mantan Kepala Puskesmas Plered Purwakarta Ditahan Terkait Korupsi Dana Kapitasi
Istri Padil Karsoma Ditahan Kejari Purwakarta, Dugaan Korupsi di Puskesmas Plered
Kejari Purwakarta Tahan Mantan Kepala Puskesmas Plered Berinisial RESN dan YS, Kasus Korupsi Merugikan Negara
RESN Ditahan Kejari Purwakarta, Korupsi di Puskesmas Plered Terungkap
Korupsi Dana Kapitasi Puskesmas Plered, 2 Mantan Kepala Ditahan Kejari Purwakarta
Istri Mantan Sekda Purwakarta Dilaporkan, Kasus Korupsi Puskesmas Plered Terungkap
Perang RESN vs YS, Korupsi 2 Mantan Kepala Puskesmas Plered Purwakarta Terungkap!
Mengungkap Sejarah Gedung Kembar Nakula Sadewa di Purwakarta: Landmark Bersejarah yang Menjadi Pusat Pendidikan Sejarah
Pesona Sejarah dan Budaya Purwakarta: Menelusuri Peninggalan Bersejarah di Kota Seribu Sejarah