Vaksin cacar monyet atau Monkeypox yang ada di Indonesia

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Minggu, 24 Juli 2022 | 14:24 WIB
Penyakit cacar monyet kini sudah menyebar di 75 negara di dunia. Apakah ada vaksin cacar monyet atau Monkeypox di Indonesia? (TIM/MMT/instagram indiatoday)
Penyakit cacar monyet kini sudah menyebar di 75 negara di dunia. Apakah ada vaksin cacar monyet atau Monkeypox di Indonesia? (TIM/MMT/instagram indiatoday)

PURWAKARTA ONLINE - Apakah di Indonesia sudah tersedia vaksin untuk mencegah penduduknya terkena cacar monyet atau Monkeypox.

Untuk menjawab Apakah tersedia Vaksin cacar monyet atau Monkeypox? Purwakarta Online mencari informasi di situs resmi Kementerian Kesehatan RI.

Ternyata menurut situs Kemenkes RI, Vaksin yang digunakan selama program pemberantasan cacar (smallpox) memberikan perlindungan terhadap cacar monyet atau monkeypox.

Vaksin baru yang dikembangkan untuk smallpox telah disetujui pada tahun 2019 untuk digunakan dalam mencegah cacar monyet atau monkeypox namun ketersediaan global masih terbatas.

Baca Juga: Empat jenis makanan manis tradisi Dodol di Festival Makanan Sehat Pelajar Purwakarta

Memang akhir-akhir ini viral istilah Cacar Monyet dan Monkeypox.

Apakah berbeda antara Cacar Monyet dengan Monkeypox?

Dilansir dari situs kementerian kesehatan RI, Monkeypox adalah penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis).

Virus monkeypox merupakan anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae.

Baca Juga: Profil KKM Tirta Pusaka Desa Pusakamulya Purwakarta

Genus Orthopoxvirus juga termasuk virus variola (penyebab cacar Smallpox) dan virus vaccinia (digunakan dalam vaksin cacar Smallpox).

Lantas mengapa dinamakan Monkeypox atau Cacar Monyet?

Monkeypox pertama kali ditemukan pada tahun 1958 di Denmark ketika ada dua kasus seperti cacar muncul pada koloni kera yang dipelihara untuk penelitian, sehingga cacar ini dinamakan 'monkeypox'.

Baca Juga: Kasus Cacar Monyet atau Monkeypox di Indonesia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: kemkes.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X