Baret Merah di Medan Tempur, Dari Trikora hingga Perdamaian Dunia
Tak sekadar pasukan tempur, Kopassus adalah problem solver bangsa.
Baca Juga: Update Sosok Bidan Rita! Paras Cantik dengan Video Viral-nya, Sampai Saat Ini Masih Menjadi Misteri
Dalam Operasi Trikora (1962), mereka menjadi ujung tombak pembebasan Irian Barat.
Di Timor Timur (1975), mereka menghadapi medan berat dalam Operasi Seroja.
Namun, momen paling legendaris adalah operasi pembebasan sandera Garuda DC-9 Woyla (1981).
Dalam 3 menit, tim Kopassus menggagalkan pembajakan Komando Jihad, menyelamatkan 57 nyawa.
"Itu bukti bahwa Kopassus bukan hanya kuat di hutan, tapi juga presisi di situasi kritis," kata Letjen (Purn.) Agus Widjojo, mantan perwira Kopassus.
Baca Juga: Viral! Anggota DPRD Sumut Megawati Zebua Diduga Cekik Pramugari Wings Air, Ini Kronologi Lengkapnya
Tak hanya di dalam negeri, Kopassus juga mengharumkan nama Indonesia di dunia.
Mereka menjadi bagian dari misi perdamaian PBB di Kamboja (1993), Timor Timur (1999), hingga Lebanon (2009).
Bahkan pada 1997, Kopassus mencatat sejarah dengan mendaki Everest—membuktikan bahwa pasukan ini tak kenal kata mustahil.***
Selamat Ulang Tahun, Kopassus! Baret merahmu tetap menyala dalam gelap.
Artikel Terkait
SINERGITAS TNI-POLRI, Panglima TNI dan Kapolri disematkan Baret Merah dan Brevet Komando Kopassus!
DANJEN KOPASSUS sekarang ternyata kayak begini, dibongkar Deddy Corbuzier!
Sejarah Kopassus, Dari Kesko TT Siliwangi hingga Jadi Pasukan Elite Indonesia yang Mendunia
Idjon Djanbi dan 16 April, Pendiri Kopassus yang Jarang Diketahui Publik
16 April dan Sejarah Kopassus, Dari Kawilarang hingga Idjon Djanbi! Kisah Pendiri Pasukan Elite
Idjon Djanbi, Kisah Mantan Tentara Belanda yang Jadi Pendiri Kopassus di 16 April 1952
Ulang Tahun Kopassus 2025, 73 Tahun Pasukan Elite Penjaga Kedaulatan Indonesia
Dari RMS ke Madago Raya, Kopassus di Usia 73 Tahun antara Legenda dan Kritik
Kopassus 73 Tahun! Jejak Pasukan Baret Merah dari Masa ke Masa