PURWAKARTA ONLINE - Tanggal 16 April bukan sekadar hari biasa bagi TNI Angkatan Darat.
Pada tanggal ini di 1952, Kolonel A.E. Kawilarang mendirikan Kesko TT III/Siliwangi, cikal bakal Kopassus—pasukan khusus terbaik Indonesia yang dikenal dengan baret merahnya.
Awal Mula, Kesulitan Melawan RMS dan Lahirnya Pasukan Komando
Setelah menghadapi gerilyawan Republik Maluku Selatan (RMS), Kawilarang dan Letkol Slamet Rijadi menyadari perlunya pasukan khusus yang gesit dan terlatih.
Mereka merekrut Idjon Djanbi, mantan kapten KNIL Belanda kelahiran Kanada, sebagai pelatih utama.
Dengan metode pelatihan ala Komando Inggris No. 10 (Inter Allied), hanya 242 dari 400 prajurit yang lulus seleksi keras di hutan Gunung Burangrang dan Pulau Nusakambangan.
Mereka menjadi pasukan komando pertama Indonesia.
Baca Juga: BRI Pacu Unici Songket Silungkang Go Global, UMKM Tenun yang Menaklukkan Pasar Ekspor
Evolusi Kopassus, Dari KKAD Hingga Sandi Yudha
- 1953: Kesko TT berubah menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD).
- 1955: KKAD berkembang menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).
- 1966: RPKAD berubah nama menjadi Puspassus AD.
- 1971: Berganti menjadi Kopassandha (Komando Pasukan Sandhi Yudha).
- 1986: Resmi bernama Kopassus (Komando Pasukan Khusus) hingga sekarang.
Artikel Terkait
Alasan iPhone 16 Telat 7 Bulan di Indonesia, TKDN dan Isu Pelarangan yang Ramai Diperbincangkan
Bandingkan iPhone 16 dan 15: Harga Turun, Fitur AI Canggih, tapi Apakah Layak Upgrade?
Single Elimination ESL MLBB 2025, Mengapa Format Ini Bikin Deg-degan?
Bandingkan iPhone 16e vs iPhone 16 Plus, Mana Lebih Worth It dengan Budget Rp15 Juta?
Gerai iBox Tutup Lebih Awal Demi iPhone 16e, Begini Antusiasme Pembeli Hari Pertama
Dari TikTok ke Twitter, Misteri Cella Imut dan Video 7 Menit yang Bikin Netizen Heboh
Calla Pramuka SMP, Antara Viralitas dan Eksploitasi Konten Anak di Medsos
Buruan! Kode Redeem Free Fire 11-12 April 2025: Jangan Sampai Kehabisan!
Bidan Rita Viral di X, 24 Video Syur Tersebar!
BRI Pacu Unici Songket Silungkang Go Global, UMKM Tenun yang Menaklukkan Pasar Ekspor