HUT Kopassus Ke-73, Baret Merah dari Indonesia hingga Dunia, Pasukan Elit yang Tak Pernah Padam
PURWAKARTA ONLINE, Jakarta – Hari ini, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) genap berusia 73 tahun.
Sejak dibentuk pada 16 April 1952 melalui Instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III, satuan elit ini telah menorehkan sejarah panjang sebagai ujung tombak pertahanan Indonesia.
Dari operasi tempur hingga misi kemanusiaan, Kopassus tetap menjadi simbol ketangguhan yang tak lekang waktu.
Baca Juga: Mbak TKW Kerudung Pink Viral, Video 6 Menit Buat Netizen Penasaran Setengah Mati
Darah dan Pelajaran dari Maluku, Kelahiran Sang Elit
Awal mula Kopassus tidak lepas dari tragedi berdarah di Maluku.
Juli 1950, pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) memaksa TNI mengerahkan pasukan terbaiknya.
Letkol Slamet Riyadi memimpin operasi, namun korban berjatuhan.
Musuh dengan jumlah kecil mampu bertahan berkat keahlian tempur individu yang mumpuni.
Baca Juga: Cella Imut Viral 7 Menit, Ternyata Siswi SMP dari Kota Ini!
Kegagalan ini menjadi katalis.
Kolonel A.E. Kawilarang dan Mayor Moch. Idjon Djanbi—mantan kapten KNIL dengan pengalaman di pasukan khusus Belanda—lalu membentuk Kesatuan Komando Teritorium III/Siliwangi, cikal bakal Kopassus.
Tujuannya jelas: menciptakan pasukan yang gesit, terlatih, dan mematikan.
Artikel Terkait
SINERGITAS TNI-POLRI, Panglima TNI dan Kapolri disematkan Baret Merah dan Brevet Komando Kopassus!
DANJEN KOPASSUS sekarang ternyata kayak begini, dibongkar Deddy Corbuzier!
Sejarah Kopassus, Dari Kesko TT Siliwangi hingga Jadi Pasukan Elite Indonesia yang Mendunia
Idjon Djanbi dan 16 April, Pendiri Kopassus yang Jarang Diketahui Publik
16 April dan Sejarah Kopassus, Dari Kawilarang hingga Idjon Djanbi! Kisah Pendiri Pasukan Elite
Idjon Djanbi, Kisah Mantan Tentara Belanda yang Jadi Pendiri Kopassus di 16 April 1952
Ulang Tahun Kopassus 2025, 73 Tahun Pasukan Elite Penjaga Kedaulatan Indonesia
Dari RMS ke Madago Raya, Kopassus di Usia 73 Tahun antara Legenda dan Kritik
Kopassus 73 Tahun! Jejak Pasukan Baret Merah dari Masa ke Masa