Menurutnya, sebaiknya sekolah tidak diliburkan sepenuhnya, melainkan ada penyesuaian terhadap kegiatan pembelajaran yang lebih fokus pada aspek produktivitas.
"Pemerintah sebaiknya tidak meliburkan sekolah dalam arti tidak ada kegiatan sama sekali. Namun, bagaimana memanfaatkan waktu tersebut secara produktif untuk memfokuskan pembelajaran selama Ramadan," ujarnya.
Aris menyarankan agar selama bulan Ramadan, para guru dapat memberikan tugas kepada orang tua untuk mendampingi anak-anak dalam menjalankan ibadah, sekaligus menjaga agar mereka tidak terjerumus ke dalam kegiatan negatif.
Pendekatan ini, menurutnya, bisa menguatkan mental dan karakter anak-anak sekaligus memberi kesempatan untuk lebih mendalami makna spiritual Ramadan.
Baca Juga: Hasil Babak 1, Bali United vs Persib Bandung Imbang Tanpa Gol
Menyusun Model Libur yang Bermanfaat
Gus Yahya menambahkan bahwa model libur selama Ramadan harus dievaluasi secara menyeluruh untuk mengetahui sejauh mana manfaatnya bagi siswa.
Beberapa model kegiatan keagamaan seperti shalat Tarawih atau kegiatan ibadah lainnya bisa menjadi pilihan, namun ia menekankan bahwa kebijakan libur harus lebih dari sekadar kebiasaan semata.
Model libur yang lebih baik dan terencana, menurutnya, bisa menciptakan pengalaman yang lebih bermakna bagi anak-anak.
Sebagai contoh, kegiatan ibadah seperti shalat Tarawih bisa dijadikan sebagai bagian dari pengalaman mendalam bagi siswa.
"Meminta tanda tangan imam sebagai bentuk ibadah yang lebih tekun, bisa menjadi cara agar anak-anak lebih mengenal kegiatan keagamaan dengan lebih dekat," kata Gus Yahya.
Baca Juga: Pelantikan Kepala Daerah Pilkada 2024 Diundur Jadi Maret 2025, Ini Alasan dan Dampaknya
Ini menunjukkan bahwa model libur yang tepat bisa memperkenalkan nilai-nilai agama tanpa memaksa anak-anak yang bukan Muslim untuk mengikuti ritual tersebut.
Libur Sekolah: Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua dan Guru?
Dalam menghadapi wacana libur sekolah selama Ramadan, orang tua dan guru memiliki peran yang sangat penting.
Artikel Terkait
Fenomena Viral Baby Putie dan Syakirah, Bagaimana Media Sosial Menyebarkan Konten Sensitif?
Peran Strategis Kantor FSPMI Purwakarta dalam Mendukung Perjuangan Buruh
Serikat Pekerja Batam, UMSK 2025 Harus Segera Ditentukan
KPK Geledah Rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Tersangka Suap dan Obstruction of Justice
Ayah Baim Wong Dimakamkan di TPU Sirna Sari Purwakarta
Tumpahan Cairan Kimia Caustic Soda di KBB, Ratusan Korban Menuntut Ganti Rugi
Pelantikan Kepala Daerah Pilkada 2024 Diundur Jadi Maret 2025, Ini Alasan dan Dampaknya
Infeksi Pernapasan di China: Peningkatan HMPV dan Penyakit Musim Dingin yang Terkendali
Hasil Babak 1, Bali United vs Persib Bandung Imbang Tanpa Gol
Kratom: Daun Surga dari Indonesia yang Laku Keras di Pasar Internasional