Wacana Libur Sekolah Selama Ramadan: Perspektif Gus Yahya dan Solusi Optimal dari Pergunu

photo author
Reza Ainudin, Purwakarta Online
- Selasa, 7 Januari 2025 | 22:35 WIB
Gus Yahya (Istimewa )
Gus Yahya (Istimewa )

Menurutnya, sebaiknya sekolah tidak diliburkan sepenuhnya, melainkan ada penyesuaian terhadap kegiatan pembelajaran yang lebih fokus pada aspek produktivitas.

"Pemerintah sebaiknya tidak meliburkan sekolah dalam arti tidak ada kegiatan sama sekali. Namun, bagaimana memanfaatkan waktu tersebut secara produktif untuk memfokuskan pembelajaran selama Ramadan," ujarnya.

Aris menyarankan agar selama bulan Ramadan, para guru dapat memberikan tugas kepada orang tua untuk mendampingi anak-anak dalam menjalankan ibadah, sekaligus menjaga agar mereka tidak terjerumus ke dalam kegiatan negatif.

Pendekatan ini, menurutnya, bisa menguatkan mental dan karakter anak-anak sekaligus memberi kesempatan untuk lebih mendalami makna spiritual Ramadan.

Baca Juga: Hasil Babak 1, Bali United vs Persib Bandung Imbang Tanpa Gol

Menyusun Model Libur yang Bermanfaat

Gus Yahya menambahkan bahwa model libur selama Ramadan harus dievaluasi secara menyeluruh untuk mengetahui sejauh mana manfaatnya bagi siswa.

Beberapa model kegiatan keagamaan seperti shalat Tarawih atau kegiatan ibadah lainnya bisa menjadi pilihan, namun ia menekankan bahwa kebijakan libur harus lebih dari sekadar kebiasaan semata.

Model libur yang lebih baik dan terencana, menurutnya, bisa menciptakan pengalaman yang lebih bermakna bagi anak-anak.

Sebagai contoh, kegiatan ibadah seperti shalat Tarawih bisa dijadikan sebagai bagian dari pengalaman mendalam bagi siswa.

"Meminta tanda tangan imam sebagai bentuk ibadah yang lebih tekun, bisa menjadi cara agar anak-anak lebih mengenal kegiatan keagamaan dengan lebih dekat," kata Gus Yahya.

Baca Juga: Pelantikan Kepala Daerah Pilkada 2024 Diundur Jadi Maret 2025, Ini Alasan dan Dampaknya

Ini menunjukkan bahwa model libur yang tepat bisa memperkenalkan nilai-nilai agama tanpa memaksa anak-anak yang bukan Muslim untuk mengikuti ritual tersebut.

Libur Sekolah: Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua dan Guru?

Dalam menghadapi wacana libur sekolah selama Ramadan, orang tua dan guru memiliki peran yang sangat penting.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Reza Ainudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X