Melalui pendekatan luar ruang seperti ini, anak-anak bisa belajar lebih bebas, sambil tetap mendapatkan nilai-nilai edukatif dan pengalaman sosial.
Baca Juga: Logo HUT RI ke-80 Resmi Diluncurkan, Simbol Persatuan dan Harapan Indonesia Maju
Edukasi Menyenangkan dan Bermakna
Materi yang diajarkan meliputi:
- Edukasi pertanian terpadu
- Diversifikasi produk olahan kentang
- Permainan tradisional bernuansa kepemimpinan
Kepala Sekolah Sri Asdianwati menambahkan bahwa agroedukasi sangat cocok dengan usia siswa.
“Anak-anak belajar banyak dari alam. Menanam, merawat, dan memanen mengajarkan ketekunan dan kerja sama,” jelasnya.
BRI Peduli Sarana Pendidikan
Selain edukasi, BRI Peduli turut memberikan bantuan infrastruktur sekolah:
- Penambahan kelas
- Perbaikan ruang guru
- Perlengkapan belajar
BRI (BBRI) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pendidikan anak, tidak hanya dalam bentuk teori, tapi juga aksi nyata di lapangan.***
#HariAnakNasional2025 #BRIPeduli #GapoktanGanitri #EdukasiAnak #PertanianAnak #BRI #BBRI #Agroedukasi
Artikel Terkait
Manfaat Teh Hijau sebagai Anti Penuaan: Rahasia Awet Muda Berdasarkan Penelitian Ilmiah
Festival Kopi Purwakarta 2025 Hadir Lagi! Koperasi Petani Diresmikan, Ada Workshop dan Diskusi Kopi
5 OPT Serang Kebun Teh Barong Mulya Purwakarta, Petugas Disbun Rekomendasikan Ini!
Inilah 5 OPT Serang Kebun Teh Barong Mulya Purwakarta, Helopeltis hingga Jamur Akar Bikin Petani Resah
Social Farming di Austria: Praktik Inklusif dalam Pertanian Keluarga untuk Pemberdayaan Sosial
Green Care di Belanda: Pertanian Sebagai Terapi dan Reintegrasi Sosial
BRI Purwakarta Latih Petani Teh Pusakamulya, Terungkap Potensi Teh Langka yang Hampir Punah
Gunawan dari House of Tea Kaget, Temukan Jenis Teh Langka di Purwakarta!
BRI Purwakarta Latih Petani Teh Desa Pusakamulya, Boyong House of Tea!
Kabid Perkebunan Soroti Serangan Hama Pada Tanaman Teh, Siap Dukung Festival Kopi Purwakarta 2025