Penyuluh Pertanian Desa Pusakamulya Atang Rusmana Ingatkan Ini, Agar Ketahanan Pangan Sukses!

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Selasa, 21 Januari 2025 | 00:50 WIB
Penyuluh Pertanian Desa Pusakamulya, Atang Rusmana (kedua dari kanan) saat rapat gabungan di Sekretariat Gapoktan Pusaka Mandiri (20/1/2025), mengingatkan pentingnya pupuk dan pemanfaatan lahan agar ketahanan pangan desa sukses.  (Dok. Purwakarta Online)
Penyuluh Pertanian Desa Pusakamulya, Atang Rusmana (kedua dari kanan) saat rapat gabungan di Sekretariat Gapoktan Pusaka Mandiri (20/1/2025), mengingatkan pentingnya pupuk dan pemanfaatan lahan agar ketahanan pangan desa sukses. (Dok. Purwakarta Online)

Baca Juga: Tragis! Manja Mooy Hamil, Ditinggal Gantung Diri Calon Suami di NTT

"Dari pertemuan ini, kita jadi lebih tahu secara mendalam bagaimana permasalahan yang sebenarnya dihadapi petani, terutama dalam program ketahanan pangan," ujarnya.

Ali Hasanudin juga menambahkan bahwa permasalahan alih fungsi lahan, seperti sawah yang beralih menjadi kebun teh, perlu menjadi perhatian serius.

"Ada sawah yang beralih fungsi jadi kebun teh, karena apa? Airnya tidak ada," jelasnya.

Sebagai solusi, Zaenx, Ketua Gapoktan Pusaka Mandiri, menegaskan pentingnya pendataan petani untuk memastikan mereka terdaftar di RDKK (Rencana Defisit Kebutuhan Pupuk Bersubsidi) agar dapat mengakses pupuk bersubsidi dengan lebih mudah.

Baca Juga: Harga Mobil Listrik Maxus MIFA 7 dan MIFA 9, Tak Turun Meski Dirakit di Purwakarta

"Pemerintah Desa harus turun tangan agar semua petani terdata secara menyeluruh di desa kita," tambah Zaenx.

Dalam rapat ini, Kepala Desa Pusakamulya, Hj. Nunung Rahayu, juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pendataan petani dan pemenuhan kebutuhan air untuk pertanian.

Ia mengungkapkan bahwa berbagai sumber dana seperti Dana Desa, APBD, dan APBN dapat diajukan untuk mengatasi masalah ini.

"Kebijakan harus didasari data yang benar, maka kita harus mulai dari data dulu. Baik yang kebutuhan pupuk bersubsidi, maupun tadi yang permasalahan air untuk sawah, kita harus data, hitung dan coba ajukan ke berbagai sumber anggaran yang memungkinkan," ujar Nunung Rahayu.

Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Maaf, Ternyata Program Makan Bergizi Gratis Tidak Mudah

Dengan adanya upaya bersama dari berbagai pihak, diharapkan ketahanan pangan di Desa Pusakamulya dapat terwujud dan berkelanjutan.

Pendataan yang valid dan pemanfaatan sumber daya yang optimal menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X