Prabowo mengingatkan bahwa pengeluaran mubazir, seperti kunjungan kerja luar negeri dan focus group discussion (FGD) yang tidak produktif, perlu dikurangi.
"Pengeluaran yang tidak perlu harus dihentikan," ujarnya.
Kurangi Perjalanan Dinas Luar Negeri
Prabowo juga menyebutkan bahwa perjalanan dinas luar negeri akan dibatasi.
Namun, ia membela diri terkait kunjungan luar negeri yang dilakukannya, dengan alasan untuk kepentingan bangsa.
"Saya diundang sebagai kepala negara untuk kepentingan bangsa," jelasnya.
Baca Juga: Posting Motor Curian di Facebook, Onong Dibekuk Polisi dalam 24 Jam!
Efisiensi Anggaran Demi Kesejahteraan Rakyat
Prabowo menyebutkan bahwa efisiensi anggaran bukan hanya untuk mengurangi pengeluaran, tetapi juga untuk memastikan dana digunakan untuk kepentingan rakyat dan pembangunan negara.***
Artikel Terkait
Proyek Jalan Lingkar Barat Purwakarta, PR Besar Bupati Baru Saepul Bahri Binzein
Polisi Purwakarta Tanam Jagung 1 Juta Hektar untuk Dukung Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Terapkan Penghematan Besar-besaran di APBN 2025: Efisiensi Rp306 Triliun untuk Masa Depan Indonesia
Prabowo, Jokowi, dan SBY Hadiri Pernikahan Mewah Rasyid Rajasa dan Tamara Kalla, Pertanda Apa?
Peresmian Kuil Murugan Kalideres: Pesan Prabowo dan Harapan Hashim Djojohadikusumo
Efisiensi Anggaran BKN: Dampak Pemangkasan Belanja Kantor di Era Prabowo Subianto
Prabowo Instruksikan Pengecer Bisa Jual Elpiji 3 Kg Lagi, Masyarakat Lega
Prabowo Subianto Tegaskan Akan Singkirkan Menteri yang Tidak Bekerja dengan Benar untuk Rakyat
Presiden Prabowo Minta Regulasi Perlindungan Anak di Dunia Digital Segera Disahkan
Prabowo Murka! Dari LPG hingga Pagar Laut, Menteri-Menteri Diambang Pemecatan
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo: Respons Menteri Gerindra dan Tanggapan Presiden