PURWAKARTA ONLINE - Perjanjian gencatan senjata yang berlangsung di Gaza, Palestina, membawa harapan baru, tetapi juga mengungkapkan kenyataan mengerikan bagi warga Palestina yang baru dibebaskan dari penjara Israel.
Tahanan yang dibebaskan oleh Israel menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik dan psikologis yang parah, termasuk luka bekas penyiksaan dan kelaparan yang kronis.
Kondisi mereka menjadi sorotan global, menambah derita yang telah mereka alami selama bertahun-tahun.
Pada 1 Februari 2025, sekitar 183 warga Palestina dibebaskan dari penjara Israel, tetapi pemandangan yang muncul adalah pemandangan penuh keprihatinan.
Banyak dari mereka terlihat dengan tubuh penuh luka memar, tulang yang patah, dan tubuh yang tampak kurus akibat kelaparan berkepanjangan.
Baca Juga: Demo Aliansi Honorer di DPR: Kemacetan Lalu Lintas di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat
Tidak hanya itu, beberapa di antaranya juga mengidap kudis, infeksi yang sering ditemukan pada orang yang terisolasi dalam kondisi buruk dan tidak mendapatkan perawatan medis yang memadai.
Penyiksaan dan Kelaparan: Bekas Luka yang Menghantui
Berdasarkan laporan dari Al-Jazeera, sebagian besar tahanan yang baru dibebaskan menunjukkan tanda-tanda penyiksaan yang mengerikan.
Kelompok Masyarakat Tahanan Palestina, sebuah organisasi yang memantau kondisi tahanan di penjara Israel, mengungkapkan bahwa banyak dari mereka yang mengalami pemukulan berat, penyiksaan medis yang tidak manusiawi, dan kelaparan ekstrem.
Beberapa tahanan bahkan menceritakan bahwa mereka mengalami patah tulang rusuk akibat pukulan yang parah.
"Setiap kali tahanan dibebaskan, kami menemukan tubuh mereka penuh dengan bekas penyiksaan yang sangat menyakitkan, termasuk luka-luka yang terjadi setelah 7 Oktober, yang mencerminkan tingkat kekejaman yang luar biasa," kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan resmi.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Tahu di Manggarai: Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Diperkirakan Rp1 Miliar
"Mereka tidak hanya menderita secara fisik, tetapi juga mengalami trauma psikologis yang mendalam."
Artikel Terkait
Bantuan Rp40 Juta Dedi Mulyadi Disalahgunakan, Rencana Beli Rumah Gagal!
Kronologi Dugaan Pemerasan Rp20 Miliar oleh AKBP Bintoro, Libatkan Sejumlah Pejabat Polisi?
AKBP Bintoro Diduga Peras Rp 20 Miliar, Eks Kasatreskrim Jaksel Gogo Galesung Juga Terlibat?
Kronologi Dugaan Pemerasan Rp 20 Miliar, AKBP Bintoro Tuding Dituduh Fitnah!
Skandal Pemerasan Rp 20 Miliar, Daftar Polisi yang Terlibat Terungkap
Kronologi Pemerasan Rp 20 Miliar, Para Polisi Diduga Terima Uang dan Kendaraan Mewah
Sidang Gugatan Perdata AKBP Bintoro Digelar 5 Februari, Oknum Polisi Terancam Sanksi Berat
Tim Pendamping Desa Gelar FGD Ketahanan Pangan Bersama BUMDes di Kiarapedes Purwakarta
Kebakaran Pabrik Tahu di Manggarai: Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Diperkirakan Rp1 Miliar
Demo Aliansi Honorer di DPR: Kemacetan Lalu Lintas di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat