Habib Syech Dikritik Keras Soal Klaim Hak Cipta Lagu Yalal Wathon, Warga NU Tuntut PBNU Bertindak Tegas

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Selasa, 3 September 2024 | 08:05 WIB
Habib Syech dikritik karena mendaftarkan hak cipta atas Mars Syubanul Wathon (Instagram.com/@hendy_siswanto)
Habib Syech dikritik karena mendaftarkan hak cipta atas Mars Syubanul Wathon (Instagram.com/@hendy_siswanto)

"Mereka hanya numpang di sini, sebagai imigran dari Yaman. Tahu-tahu semuanya diklaim, dihak-ciptakan oleh mereka. Ini kurang ajar!" tegas Bejo.

Kontroversi ini menyulut perdebatan sengit di kalangan netizen.

Banyak yang mendukung pernyataan Bejo dan menganggap klaim hak cipta tersebut sebagai tindakan yang tidak bermoral.

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa setiap orang berhak untuk mendaftarkan hak cipta selama mereka bisa membuktikan kontribusi atau kepemilikan atas karya tersebut.

Baca Juga: Jejak Digital Gibran Rakabuming, Tidak Suka Prabowo!

Mars "Syubbanul Wathan" sendiri memiliki sejarah panjang dan kaya.

Lagu ini diciptakan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah sebagai bagian dari gerakan Syubanul Wathan, sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1916 untuk memupuk semangat kemerdekaan di kalangan pemuda Indonesia.

Liriknya yang penuh semangat cinta tanah air telah menjadi nyanyian wajib dalam berbagai acara NU, termasuk oleh Banser dan Ansor.

Namun, dengan munculnya klaim hak cipta ini, banyak pihak yang khawatir bahwa lagu tersebut akan kehilangan makna dan menjadi objek komersialisasi.

Bejo menegaskan bahwa ini adalah ancaman serius bagi kebudayaan NU.

Baca Juga: Romantisnya Tika Kartika Dilamar Berubah Menjadi Kontroversi, Kartika Bilang Tak Punya Suami

Screenshot bukti Habib Syech mengklaim hak cipta lagu Halal Wathon atau Mars Syubanul Wathan
Screenshot bukti Habib Syech mengklaim hak cipta lagu Halal Wathon atau Mars Syubanul Wathan (Screenshot YouTube Bejo Ndunyo Akhirot)

"Ini PBNU harus bersikap tegas, jangan sampai semuanya diklaim. Mereka itu kalau dibiarkan merajalela akan menguasai semuanya," pungkasnya dengan penuh kekhawatiran.

Video Bejo ini segera menjadi viral dan memicu diskusi luas di berbagai platform media sosial.

Banyak yang menanti tanggapan resmi dari PBNU dan pihak-pihak terkait.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X