Selain tikus, hama lain yang menjadi perhatian adalah penggerek batang atau dikenal dengan istilah lokal sundep dan bebeluk, tergantung pada fase serangannya.
“Jika menyerang saat vegetatif, disebut sundep. Jika saat generatif, itu bebeluk,” jelas Hafid.
Menurutnya, cara efektif untuk menanggulangi hama ini adalah dengan memahami siklus hidupnya dan menyemprot insektisida sistemik menjelang telur menetas.
Meskipun hama tikus tidak signifikan di Kiarapedes, upaya pengendalian tetap dilakukan secara serius.
Karakter tikus yang ‘preman’ membuat para petani harus siaga, terutama saat masa tanam hingga panen.
Penyuluh Pertanian dan Petugas POPT dari BPP Garokgek terus aktif memberikan edukasi, pendampingan, serta menyusun strategi agar hasil pertanian di Kecamatan Kiarapedes terus meningkat, dengan tetap menjaga kearifan lokal dan budaya tani yang sudah mengakar kuat.***