Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, hanya mengenakan pakaian dalam dan celana panjang, dengan bagian kepala terendam air.
Polisi kemudian mengevakuasi jasad dan memasang garis polisi di sekitar lokasi.
Baca Juga: Publik Puas 81%, Tapi Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran: Siapa Menteri yang Terancam?
Doa untuk Jesika
Bagi warga Purwakarta, kepergian Jesika meninggalkan duka yang mendalam. Banyak yang mengenalnya sebagai anak baik dan sopan.
Di mushala tempat ia biasa mengaji, doa tahlil terus mengalun setiap malam.
Kini, setelah pelaku tertangkap, keluarga hanya berharap keadilan ditegakkan.
“Saya minta hukum mati,” kata Mimi (32), ibu Jesika, lirih menahan tangis.
Jesika mungkin telah pergi, tapi ketulusan dan kebaikannya semasa hidup akan selalu dikenang.***