trending

Kondisi Terkini Terkait Penembakan Empat WNI di Malaysia: Menlu Sugiono Ungkap Perkembangan Kasus

Selasa, 4 Februari 2025 | 07:35 WIB
Ilustrasi Menlu Sugiono beri peringatan pada Malaysia (Tribunnews)

PURWAKARTA ONLINE - Pada 2 Februari 2025, Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Sugiono, memberikan penjelasan terbaru terkait kasus penembakan yang menimpa empat Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia.

Kejadian ini mengundang perhatian publik karena melibatkan pekerja migran Indonesia (PMI).

Menlu Sugiono menyampaikan informasi terkait kondisi kesehatan korban, proses pemulihan, dan langkah-langkah yang diambil oleh pihak Indonesia terkait penyelidikan.

Kondisi Korban Penembakan WNI di Malaysia

Menlu Sugiono menjelaskan bahwa dua dari empat korban penembakan tersebut telah keluar dari kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan medis.

Baca Juga: Kebakaran Pabrik Tahu di Manggarai: Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Diperkirakan Rp1 Miliar

Satu korban lainnya masih dalam tahap pemulihan, namun dipastikan kondisinya semakin membaik. Sebelumnya, salah satu korban sempat dalam kondisi kritis, namun kini sudah melewati masa tersebut.

Sementara itu, dua korban lainnya yang sebelumnya dalam kondisi lebih baik, kini sudah dinyatakan sehat.

Namun, tak semua nasib berakhir dengan baik. Salah satu dari empat WNI tersebut telah meninggal dunia.

Menlu Sugiono memastikan bahwa jenazah korban telah dipulangkan ke Indonesia dan dimakamkan di kampung halamannya setelah proses koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Malaysia selesai dilakukan. Kejadian ini terjadi sekitar tiga hingga empat hari yang lalu.

Baca Juga: Sidang Gugatan Perdata AKBP Bintoro Digelar 5 Februari, Oknum Polisi Terancam Sanksi Berat

Penyelidikan Kasus Penembakan: Kewenangan Pihak Malaysia

Menlu Sugiono juga menyampaikan bahwa proses penyelidikan terkait penembakan ini sepenuhnya menjadi kewenangan otoritas Malaysia. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak akan ikut campur dalam jalannya penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang di Malaysia.

Meskipun begitu, pihak Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus ini.

Halaman:

Tags

Terkini