Ia juga dikenal dengan genre musik yang luas, mulai dari pop, jazz fusion, rock, hingga new wave.
Lagu-lagunya seperti Barcelona dan Sakura menjadi ikon musik Indonesia di era 1980-an.
Selain bersolo karier, ia juga aktif dalam beberapa grup musik, seperti Jakarta Rhythm Section dan Giant Step.
Namun, di balik kejeniusannya bermusik, perjalanan hidupnya tak lepas dari kontroversi, terutama terkait narkoba.
Fariz RM menikah dengan Oneng Diana Riyadini pada tahun 1989. Mereka dikaruniai tiga anak: pasangan kembar Ravenska Atwinda Difa dan Rivenski Atwinda Difa, serta Syavergio Avia Difaputra.
Sayangnya, putri pertamanya, Ramanitya Khadifa, meninggal hanya 15 detik setelah lahir karena masalah pernapasan.
Di dunia musik, ia kerap berkolaborasi dengan nama-nama besar seperti Chrisye, Keenan Nasution, Eros Djarot, dan Iwan Fals.
Kecintaannya terhadap musik tak pudar meski berkali-kali tersandung masalah hukum.
Penangkapan Fariz RM kali ini menjadi pukulan telak bagi penggemarnya. Sebagai musisi berbakat, ia telah menciptakan banyak karya yang membekas di hati pencinta musik Indonesia.
Namun, keterlibatannya dalam kasus narkoba berulang kali menjadi noda dalam perjalanan kariernya.
Akankah ini menjadi akhir dari kiprah seorang legenda? Ataukah masih ada peluang bagi Fariz RM untuk bangkit dan menata hidupnya kembali? Hanya waktu yang bisa menjawab.***
Artikel Terkait
Indonesia U-20 vs Yaman – Laga Terakhir, Harga Diri Dipertaruhkan!
Timnas U-20 Indonesia vs Yaman – Laga Terakhir, Wajib Tebus Kekalahan!
Agnez Mo Kalah di Pengadilan, Harus Bayar Rp1,5 Miliar ke Ari Bias
Kronologi Kasus Hak Cipta, Awal Mula Gugatan Ari Bias terhadap Agnez Mo
Agnez Mo Vs Ari Bias – Hak Cipta Lagu Jadi Perdebatan
Adakah Hari Libur di Bulan Puasa 2025? Ini Jawabannya!
Tidak Ada Cuti Bersama Puasa 2025! Tapi Ada Kejutan Lain...
Puasa 2025 Tanpa Cuti? Tenang, Ini Keuntungannya!
BEM SI Gelar Puncak Demo 'Indonesia Gelap' 20 February di Jakarta, Ini 13 Tuntutannya
Arifin Terpilih sebagai Direktur Baru BUMDES Ciracas, Fokus pada Program Ketahanan Pangan 2025