Saat rombongan korban tiba di Desa Rengasdengklok Selatan, puluhan orang mengadang dan mencari seorang ulama yang ternyata tidak ada dalam rombongan tersebut.
Meskipun begitu, para pelaku tetap melakukan kekerasan dan merusak mobil korban.
"Para tersangka telah mengikuti mobil korban sejak dari Kabupaten Bekasi dengan menggunakan sepeda motor. Setelah memastikan keberadaan korban di Rengasdengklok, mereka mengadang dan langsung melakukan kekerasan," ungkap AKBP Edward Zulkarnain.
Meskipun telah menangkap dua tersangka, Kapolres mengindikasikan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka.
"Kami terus mendalami kasus ini dan kemungkinan besar akan ada tersangka lainnya yang akan segera ditangkap," ujarnya.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Jadi Calon Ketua Umum Golkar? Kejutan Besar!
Kecaman dan Apresiasi dari NU
Di tempat yang sama, Ketua PCNU Kabupaten Karawang, Deden, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polres Karawang yang bergerak cepat dalam menangani kasus ini.
Namun, ia juga menekankan bahwa pihaknya berharap seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut bisa segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dari kepolisian, tetapi kami juga berharap semua yang terlibat dalam kejadian ini bisa ditangkap dan diadili," kata Deden.
Penyerangan terhadap Banser dan kiai NU ini menjadi bukti nyata betapa rapuhnya toleransi di masyarakat ketika isu-isu sensitif seperti nasab dan perbedaan pendapat dikaitkan dengan kekerasan.
PBNU dan jajaran NU lainnya berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menyikapi perbedaan dan tidak terpancing oleh provokasi.
Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan ketegangan yang sempat memanas di Karawang dapat segera mereda dan masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya dengan tenang.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa hukum harus ditegakkan dengan tegas dan adil untuk menjaga kedamaian di tengah masyarakat yang majemuk.***
Artikel Terkait
Netizen Heran dan Desak Ganti Kapolres Karawang: Kasus Persekusi Kyai NU Belum Ditangani, Polisi Lamban?
Persekusi Brutal Terhadap Kyai NU di Rengasdengklok, Anton Charliyan: Perlu sikap tegas dari aparat penegak hukum
Persekusi Brutal Terhadap Kyai NU di Rengasdengklok, Ketidakadilan yang Mengguncang Masyarakat Karawang
UPDATE Persekusi Brutal Terhadap Rombongan Kyai NU di Karawang
GP Ansor Cimahi Kecam Keras Persekusi Kyai NU di Karawang, Desak Polisi Tangkap Pelaku dalam 3x24 Jam
Siapa di Balik Persekusi Kyai NU di Karawang? Dugaan Adanya Sosok Berpengaruh yang Ditakuti Polisi
UPDATE Kasus Persekusi Kyai NU di Karawang, Dua Pelaku Ditangkap!
Hanya 2 Pelaku Persekusi Ditangkap, Ada Orang Kuat di Balik Pengeroyokan Kyai NU di Karawang?
Mengejutkan! Tersangka Persekusi Kyai NU Ternyata Membuntuti Sejak Bekasi, Kapolres Ungkap Kronologi Mengerikan
Persekusi Ternyata Terencana, Kapolres Karawang: Tersangka Membuntuti Sejak Bekasi