Tragedi Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Wiyagus Minta Pelayanan Terbaik untuk Korban

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Minggu, 12 Mei 2024 | 17:13 WIB
Kapolda Jabar Irjen Dr Akhmad Wiyagus saat memimpin proses evakuasi para korban kecelakaan bus di Ciater, Subang. (Foto: Sinarjabar.com)
Kapolda Jabar Irjen Dr Akhmad Wiyagus saat memimpin proses evakuasi para korban kecelakaan bus di Ciater, Subang. (Foto: Sinarjabar.com)

Purwakarta Online - Kecelakaan tragis menimpa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok saat perjalanan di Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat.

Bus yang mereka tumpangi terlibat dalam kecelakaan memilukan tersebut, meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.

Kapolda Jabar Irjen Dr. Akhmad Wiyagus, menyampaikan belasungkawa dan menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh korban dan keluarganya.

"Kami menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ini," ujar Wiyagus dengan suara terenyuh.

Baca Juga: Keluhan Pungutan Bea Cukai atas Peti Jenazah Menimbulkan Kontroversi

Evakuasi para korban menjadi prioritas utama. Wiyagus menekankan perlunya perawatan maksimal bagi korban luka akibat kecelakaan ini.

"Berikan pelayanan terbaik kepada para korban dan keluarganya. Pastikan korban luka-luka mendapat perawatan maksimal," tandasnya, sambil memantau proses evakuasi.

Menurut Wiyagus, langkah pertama yang dilakukan polisi adalah proses evakuasi seluruh korban ke rumah sakit.

Setelah itu, pihak berwenang akan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Peti Jenazah dan Kontroversi Bea Cukai, Netizen Keluhkan Biaya 30 Persen!

"Olah tempat kejadian perkara sedang dilakukan dengan melibatkan pihak terkait. Kita tunggu hasil penyelidikan tim di lapangan," ungkapnya.

Dalam tragedi ini, data menyebutkan bahwa 11 korban meninggal dunia, 12 mengalami luka berat, 23 luka sedang, dan 14 luka ringan.

Angka tersebut menjadi cermin betapa dahsyatnya dampak kecelakaan ini bagi para korban dan keluarganya.

Kecelakaan ini bukan hanya sebuah peristiwa tragis, namun juga menjadi panggilan bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan dalam setiap perjalanan, terutama ketika melibatkan nyawa manusia, seperti rombongan siswa yang sedang menempuh pendidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X