Penyuluh Pertanian Swadaya berperan penting dalam ketahanan pangan

- Jumat, 17 Juni 2022 | 14:03 WIB
Pian Ahmad Sopian (tengah) bersama PPS Kecamatan Kiarapedes sedang mengunjungi lahan pertanian yang dikel;ola oleh Santri di Pesantren Cigangsa, Purwakarta. (Foto: BarongMulya.blogspot.com)
Pian Ahmad Sopian (tengah) bersama PPS Kecamatan Kiarapedes sedang mengunjungi lahan pertanian yang dikel;ola oleh Santri di Pesantren Cigangsa, Purwakarta. (Foto: BarongMulya.blogspot.com)

Purwakarta Online - Sebagai Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS), Pian Ahmad Sopian membina petani langsung di lapangan. Iyan begitu ia biasa disapa, memiliki wilayah tugas di Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kebupaten Purwakarta.

Pada Kamis, 16 Juni 2022 Iyan mendampingi Acep Dahlan yang baru saja mulai menggarap lahan untuk menanam cabai. Iyan membina petani mulai dari konsep, persiapan lahan, memilih jenis tanaman, budidaya hingga pemasaran.

Namun pada tahap awal, Iyan menyarankan untuk menanam ketimun sebagai tanaman perintis. Pada penanaman baru akan ditanam cabai.

Keberadaan PPS sangat penting di tingkat desa, karena berperan penting pada keberlangsungan produksi pangan di Indonesia.

Sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang mengatakan peran penyuluh tidak bisa dianggap enteng. Pada Lokakarya & Rakernas Perhiptani 2021, Rabu (24/11/2021),

"Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Oleh karena itu, penguatan harus dilakukan. Karena penyuluh harus memastikan produksi pertanian tidak berhenti," katanya.

Sejak Iyan menjadi Penyuluh Pertanian Swadaya sekitar 6 lalu, tercatat sudah ada sekitar 10 orang muncul sebagai petani baru, ini belum ditambah keterlibatan Buruh Tani yang terlibat. Iyan juga membina Pemuda Tani dan Kelompok Wanita Tani di Desa Pusakamulya.

Baca Juga: Jadwal tayang lengkap semua episode 'Melur Untuk Firdaus' plus Link Nonton Sub Indo Melur Untuk Firdaus Episod

Pian Ahmad Sopian sendiri merupakan penggerak utama di Kelompok Tani Barong Mulya sebagai sekretaris. Ia sebelumnya dikenal sebagai petani muda yang aktif bertani di bidang perkebunan, kemudian mulai berkebun sayuran (bidang hortikultura) pada 2021.

Selaras dengan tersebut diatas, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, Dedi Nursyamsi menjelaskan, penumbuhkembangan penyuluh swadaya dan swasta dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun 2020, tentang Penumbuhan dan Pengembangan Penyuluh Pertanian Swadaya dan Penyuluh Pertanian Swasta di Kawasan Perkebunan Kelapa Sawit Berbasis Kelembagaan Ekonomi Petani.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X