• Rabu, 30 November 2022

BMKG Jelaskan Bagaimana Gempa Cianjur Berdampak Dahsyat!

- Selasa, 22 November 2022 | 12:00 WIB
Kepala BMKG Dwikorita menghimbau warga masyarakat Cianjur untuk menghindari perbukitan dan dataran tinggi, karena rawan longsor apalagi masih turun hujan.
Kepala BMKG Dwikorita menghimbau warga masyarakat Cianjur untuk menghindari perbukitan dan dataran tinggi, karena rawan longsor apalagi masih turun hujan.

PURWAKARTA ONLINE, Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan sudah terjadi 25 kali gempa susulan pasca gempa utama magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) siang tadi pukul 13.21 WIB.

Adapun gempa susulan terkuat yaitu berkekuatan magnitudo 4.

“Sampai sekarang hasil monitoring BMKG adanya 25 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 4 dan magnitudo terkecil 1,8,” ungkap Dwikorita secara virtual, di Jakarta, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: 4 Orang Dimutilasi di Papua, Panglima TNI, Andika Perkasa Angkat Bicara!

Masih dari analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut mempunyai parameter update dengan magnitudo M5,6.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan hingga saat ini tercatat sebanyak 20 orang meninggal dunia akibat gempa M5,6 di Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga: Partisipasi KlikDokter di KTT G20 Forum CEO Bloomberg demi Wujudkan Layanan Kesehatan yang Merata!

“Baru saja kami mendapat informasi bahwa korban jiwa khususnya di Kabupaten Cianjur ini sudah 14 orang meninggal dunia," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Suap Bambang Kayun!

Selasa, 29 November 2022 | 07:00 WIB
X