Komnas HAM duga adanya pelanggaran HAM di kerusuhan Kanjuruhan!

- Senin, 3 Oktober 2022 | 17:44 WIB
Tendangan kungfu oknum aparat dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Komnas HAM menduga adanya pelanggaran HAM (Twitter @ginginparginanto)
Tendangan kungfu oknum aparat dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Komnas HAM menduga adanya pelanggaran HAM (Twitter @ginginparginanto)

PURWAKARTA ONLINE, Jakarta - Choirul Anam yang merupakan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menduga adanya pelanggaran HAM yang terjadi saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022 yang lalu.

Sebelumnya Choirul Anam telah mendapatkan informasi mengenai adanya tindak kekerasan dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan tersebut.

"Beberapa informasi yang kami dapatkan kekerasan memang terjadi," ujar Choirul Anam saat konferensi pers di kantor manajemen Arema FC di Kota Malang, Senin.

Baca Juga: Latar belakang adanya Hari Santri Nasional (HSN)

Salah satu kekerasan yang terbukti terjadi, menurut Choirul Anam adalah penendangan yang dilakukan oleh oknum aparat pada Suporter Arema.

Bahkan menurut Choirul Anam, ketika Suporter Arema sedang berjalan kaki di pinggir lapangan, kekerasan masih berlanjut.

Mengenai aksi tendangan kungfu yang dilakukan oknum aparat, semuanya menyaksikan dan gambarnya beredar luas di media sosial.

Baca Juga: DOWNLOAD JUJUTSU KAISEN 0, Link Streaming HD, GRATIS!

"Ditendang, kena kungfu di lapangan. Nah, itu tidak hanya Komnas HAM yang melihat tapi semua juga bisa lihat," tegas Choirul Anam.

Choirul Anam juga memastikan bahwa Komnas HAM bakal sedang menelusuri dan melihat kondisi stadion untuk memastikan apa yang terjadi dalam kerusuhan.

"Kami akan menginvestigasi dengan agak dalam anatomi stadion, cerita saat itu dan pascapertandingan," kata Choirul Anam.

Baca Juga: SINOPSIS FILM JAILANGKUNG SANDEKALA, Hantu Nusantara Lebih Laris Jadi Tokoh Sentral Film, Lebih Menakutkan!

Choirul Anam yang mengaku lahir di Malang dan menjadi Suporter Arema sejak kecil itu pun meminta untuk dipertemukan dengan para pemain Arema.

Pertemuan itu diharapkan agar investigasi bisa dilakukan secara objektif.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X