PURWAKARTA ONLINE - Pernyataan mengejutkan datang dari Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang secara terbuka mendukung usulan agar pemilihan kepala daerah (Pilkada) dilakukan oleh DPRD, bukan lagi secara langsung oleh rakyat.
Pendapat tersebut kembali ia tegaskan setelah sebelumnya disampaikan dalam HUT Golkar Desember 2024 lalu.
Pernyataan ini mencuat menyusul pernyataan serupa dari Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial dan ruang politik nasional.
"Sejak HUT Golkar, saya sudah katakan pentingnya penataan sistem demokrasi kita lewat perubahan undang-undang politik," ujar Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 28 Juli 2025.
Baca Juga: Link Video Full Andini Permata Dicari Netizen, Pakar Peringatkan Bahaya Malware!
Bahlil menjelaskan, usulan ini bukan hanya untuk pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota saja, tetapi juga mencakup sistem pemilihan legislatif (Pileg).
"Salah satu opsi yang bisa dikaji adalah pemilihan kepala daerah lewat DPRD. Kenapa? Karena UUD 1945 tidak menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah harus langsung. Yang penting dilaksanakan secara demokratis," jelasnya.
Lebih dari sekadar usulan teknis, Bahlil menyoroti efek negatif dari pelaksanaan Pilkada langsung.
Menurutnya, terlalu banyak konflik sosial yang muncul akibat kontestasi politik di tingkat lokal.
Baca Juga: 29 Tahun Kudatuli, Ribka Tjiptaning Serukan Kebangkitan PDIP dan Desak Usut Aktor Militer
"Jujur saja, yang menang aja rasanya sakit, apalagi yang kalah?" kata Bahlil sambil menepuk dadanya, menggambarkan betapa emosionalnya suasana Pilkada.
Ia juga mengungkapkan banyak konflik antarwarga akibat beda pilihan saat Pilkada.
"Pilkada bikin tetangga yang dulu akrab jadi musuhan. Ada juga pasangan cerai gara-gara beda pilihan politik," tambahnya.
Pernyataan ini mengundang perhatian luas dari netizen dan pengamat politik.
Artikel Terkait
Partai Golkar Berpotensi Mendominasi Peran Politik di Parlemen Baru: Analisis Dinamika Partai Politik
Golkar Melontarkan Usulan Revisi Undang-Undang MD3 untuk Raih Kursi Ketua DPR, Begini Respons PDIP!
Golkar Ketua DPR, Hasto Ingatkan Norma Politik
Ambisi jadi Ketua DPR, Hasto Ingatkan Golkar: Bisa Berdarah-darah!
Hasto Ingatkan Golkar: Tahan Ambisi Kekuasaan, Kami Ada Batas Kesabaran!
'King Maker' Pilkada Purwakarta Kumpulkan Para Ketua Partai, Golkar Tak Diajak?
Jelang Pilkada 2024 Golkar Sambangi Nahdlatul Ulama, Budi Sopani Muplih: Sinergitas Demi Kemaslahatan Purwakarta!
Bahlil Lahadalia Jadi Calon Ketua Umum Golkar? Kejutan Besar!
Jokowi Tinggalkan PDIP, Jadi Anggota Kehormatan Golkar
KDM dari Partai Apa? Ini Perjalanan Politik Dedi Mulyadi dari Golkar ke Gerindra