16 April 1952, Hari Ketika Indonesia Memiliki Pasukan Pemburu
PURWAKARTA ONLINE - Tanggal 16 April bukan sekadar angka di kalender.
Pada hari ini, 73 tahun silam, Indonesia melahirkan pasukan pemburu yang kelak ditakuti di medan tempur: Kopassus.
Akar Pemberontakan RMS
Awal mula Kopassus bermula dari kepahitan.
Saat operasi penumpasan RMS (1950), TNI kewalahan menghadapi taktik gerilya pasukan komando RMS yang terlatih.
Letkol Slamet Riyadi—sang legenda—gugur di Ambon, tetapi gagasannya hidup.
"Kita butuh pasukan yang bisa menghantam seperti kilat!"
Baca Juga: Game Bisnis Online Gratis untuk Anak, Solusi Nyata Ajarkan Investasi dan Mindset Kaya Sejak Dini!
Kolonel A.E. Kawilarang mewujudkannya dengan mendirikan Kesko TT III/Siliwangi.
Mayor Idjon Djanbi, mantan komando KNIL, direkrut untuk melatih "manusia-manusia setengah gila"—sebutan untuk calon prajurit pertama yang harus bertahan di hutan berbulan-bulan.
Operasi yang Tak Pernah Diceritakan
Publik mungkin mengenal Kopassus dari operasi spektakuler seperti pembebasan sandera Mapenduma atau penangkapan Xanana Gusmão.
Namun, ada misi yang sengaja dikubur.
Artikel Terkait
DANJEN KOPASSUS sekarang ternyata kayak begini, dibongkar Deddy Corbuzier!
Sejarah Kopassus, Dari Kesko TT Siliwangi hingga Jadi Pasukan Elite Indonesia yang Mendunia
Idjon Djanbi dan 16 April, Pendiri Kopassus yang Jarang Diketahui Publik
16 April dan Sejarah Kopassus, Dari Kawilarang hingga Idjon Djanbi! Kisah Pendiri Pasukan Elite
Idjon Djanbi, Kisah Mantan Tentara Belanda yang Jadi Pendiri Kopassus di 16 April 1952
Ulang Tahun Kopassus 2025, 73 Tahun Pasukan Elite Penjaga Kedaulatan Indonesia
Dari RMS ke Madago Raya, Kopassus di Usia 73 Tahun antara Legenda dan Kritik
Kopassus 73 Tahun! Jejak Pasukan Baret Merah dari Masa ke Masa
Kopassus! Selamat Ulang Tahun Ke-73, Pasukan Elit Baret Merah Kebanggaan Rakyat Indonesia
HUT KOPASSUS 2025, Napak Tilas 73 Tahun Pasukan Baret Merah