HUT KOPASSUS 2025, Napak Tilas 73 Tahun Pasukan Baret Merah

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Rabu, 16 April 2025 | 14:00 WIB
HUT Kopassus ke-73, sejarah panjang pasukan baret merah sejak era Kesko TT, operasi rahasia, hingga jadi garda terdepan bangsa. (SS: Metro TV)
HUT Kopassus ke-73, sejarah panjang pasukan baret merah sejak era Kesko TT, operasi rahasia, hingga jadi garda terdepan bangsa. (SS: Metro TV)

Baret Merah Darah dan Operasi Rahasia yang Tak Terungkap

18 Maret 1953, baret cokelat berganti merah darah—lambang keberanian dan pengorbanan.

Baca Juga: BRI Siapkan Rp 600 Miliar dalam Riyal Saudi untuk Biaya Hidup Jemaah Haji 2025

Nama kesatuan pun berevolusi: dari KKAD, RPKAD, hingga Kopassus di 1986.  

Namun, di balik kegagahan baret merah, tersimpan operasi yang tak semua tercatat dalam buku sejarah:  

- Penyusupan ke Pulau Galang (1980-an): Kopassus menyamar sebagai pengungsi Vietnam untuk mengumpulkan intelijen bersama CIA.  

- Patroli Rahasia di Perbatasan Papua Nugini: Tim kecil Kopassus berbulan-bulan hidup di hutan, mengawasi infiltrasi asing.  

Baca Juga: Ngeri Bos! King Abdi MasterChef Didepak dari Bisnis Kuliner Bebek yang Ia Ciptakan

- Operasi Pembebasan Woyla (1981): Detasemen 81 pimpinan Letkol Sintong Panjaitan menggagalkan pembajakan Garuda di Bangkok, meski harus kehilangan Letda Achmad Kirang.  

"75% operasi Kopassus tak pernah dipublikasikan. Itu harga mati," ujar seorang sumber militer yang enggan disebut namanya.  

73 Tahun: Dari Medan Tempur ke Kemanusiaan

Di HUT ke-73 ini, Kopassus tak hanya menampilkan kekuatan.

Upacara di Makassus diisi dengan aksi donor darah, pelatihan bela diri untuk pelajar, dan simulasi anti-teror.

Baca Juga: Viral! Megawati Zebua, Anggota DPRD Sumut Cekik Pramugari Wings Air di Bandara Kualanamu

Grup 4/Sandi Yudha bahkan memamerkan teknologi drone mutakhir untuk operasi intelijen.  

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X