Indi (61), salah satu korban, masih syok saat menceritakan peristiwa itu.
Ia sedang duduk di pos ronda bersama istrinya ketika pelaku mendekat tanpa peringatan.
“Tiba-tiba datang langsung nebas,” kata Indi pelan.
Ia mengaku tak sempat menghindar.
“Enggak sempat melawan. Langsung oleng, terus pingsan.”
Baca Juga: Info Harga Sayuran Terbaru 16 November : Cabai & Sayuran Naik Tajam
Korban lain, Nia (35), juga mengalami luka di bahu dan tangan.
“Baru keluar gang, tiba-tiba langsung ngebacok,” ucapnya.
Ia sempat melihat darah mengalir dari lengannya sebelum warga lain menolong.
Riwayat Gangguan Jiwa Sejak Perceraian
Chedin, perangkat desa, menjelaskan bahwa kondisi kejiwaan Deni mulai terganggu sejak bercerai dengan istrinya sekitar lima tahun lalu.
“Dari kecil mah normal. Sejak cerai, dia mulai stres. Depresi berat,” tuturnya.
Baca Juga: Jejak Utang DBHP Purwakarta, Dari Rp28 Miliar Kini Tinggal Rp19,7 Miliar dan Segera Dilunasi
Keluarga sudah berusaha mengobati pelaku. Obat rutin pun diberikan.
Namun, kambuhnya tak terduga.