Misteri Kematian Sinta Dewi, Janda Muda Purwakarta Ditemukan Tewas di Kebun Belakang Pasar Anyar

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Senin, 10 Februari 2025 | 18:18 WIB
Sinta Dewi, janda muda berusia 22 tahun, ditemukan tewas di kebun belakang Pasar Anyar, Purwakarta. Keluarga curiga dan polisi sedang menyelidiki kasus ini. (Istimewa)
Sinta Dewi, janda muda berusia 22 tahun, ditemukan tewas di kebun belakang Pasar Anyar, Purwakarta. Keluarga curiga dan polisi sedang menyelidiki kasus ini. (Istimewa)

PURWAKARTA ONLINE, Sukatani – Sebuah tragedi mengguncang Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Sinta Dewi, janda muda berusia 22 tahun, ditemukan tewas di kebun belakang Pasar Anyar pada Minggu pagi (9/2/2025).

Korban ditemukan dalam kondisi terlentang mengenakan kemeja bermotif bunga dan celana hitam.

Sinta Dewi, yang baru bercerai pada Desember 2024, dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Sabtu malam (8/2/2025).

Baca Juga: Penonton Sepi! Abidzar & Umi Pipik Tanggapi Keras Seruan Boikot Film 'A Business Proposal'

Menurut Ading, paman korban, Sinta dijemput pacar barunya berinisial H menggunakan sepeda motor.

Saat itu, Sinta ditemani adiknya, namun adiknya kemudian diturunkan di depan sebuah tukang cukur dekat Pasar Anyar Sukatani.

“Ibu korban meminta adiknya ikut karena curiga. Setelah adiknya diturunkan, Sinta dan pacarnya masuk ke gang dan tidak pernah kembali semalaman,” ujar Ading saat ditemui awak media di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Keesokan harinya, keluarga Sinta merasa cemas dan mulai mencari.

Baca Juga: Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur Purwakarta Capai 100 Ton, Kementerian KKP: Fenomena Tahunan, Seharusnya Bisa Dicegah!

Hingga akhirnya, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tengah kebun belakang Pasar Anyar.

Polisi pun segera mendatangi lokasi dan memasang garis polisi untuk membatasi area sekitar tubuh korban.

Petugas dari Inafis Polres Purwakarta, Satreskrim, dan Polsek Sukatani melakukan pemeriksaan di lokasi.

“Di sekitar kebun belakang pasar, ada pohon rimbun tempat dia ditemukan,” kata Ading.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X