Akibatnya, seruan boikot terus bergema di media sosial, menyebabkan film ini anjlok di box office. Bahkan, 'A Business Proposal' hanya mampu meraih rating 1.1/10 di IMDb dari 5.000 pengguna.
Sementara itu, film-film horor lokal seperti 'Dark Nuns' dan '1 Kakak 7 Ponakan' justru meraup keuntungan besar dengan peningkatan jumlah penonton yang signifikan.
Hal ini semakin menegaskan tren pergeseran minat penonton Indonesia yang lebih memilih genre horor daripada adaptasi drama Korea.***
Artikel Terkait
Bojan Hodak Waspadai Motivasi Tinggi PSIS Semarang
PERSIB Siap Hadapi PSIS Semarang, Targetkan Tiga Poin Penting
Ini Biang Keroknya, Film 'A Business Proposal' Terpuruk di Box Office, Efek Boikot Penggemar Korea!
Hancur Lebur di Pasaran, Boikot Masif! Film 'A Business Proposal' Babak Belur, Rating Merosot Tajam
Boikot Besar-Besaran! Film A Business Proposal (2025) Terpuruk, Penonton Sepi, Rating Anjlok Ini Faktanya
Mengerikan Kena Boikot Massal! Film A Business Proposal (2025) Hanya Tersisa di 7 Bioskop XXI! Ini Penyebabnya
Kontroversi Besar! Film 'A Business Proposal' Babak Belur di Box Office Akibat Boikot Penggemar K-Drama, Begini Dampaknya
Kontroversi Abidzar Jadi Pemicu, Film 'A Business Proposal' Anjlok! Fans K-Drama Boikot Massal, Rating Hancur
Boikot Massal! Kontroversi Abidzar Al-Ghifari Bikin Film A Business Proposal Babak Belur di Box Office, Begini Ungkapnya
Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur Purwakarta Capai 100 Ton, Kementerian KKP: Fenomena Tahunan, Seharusnya Bisa Dicegah!