MENGENASKAN! Pekerja Tertimbun Longsor di Proyek PDAM Purwakarta, Kendaraan Berat Diduga Penyebabnya

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 19:00 WIB
Seorang pekerja proyek PDAM Purwakarta tewas tertimbun longsor di Jalan Industri, Jatiluhur, Jumat (31/1/2025) malam. Insiden ini diduga dipicu hujan deras dan getaran kendaraan berat yang melintas. (Istimewa)
Seorang pekerja proyek PDAM Purwakarta tewas tertimbun longsor di Jalan Industri, Jatiluhur, Jumat (31/1/2025) malam. Insiden ini diduga dipicu hujan deras dan getaran kendaraan berat yang melintas. (Istimewa)

Pekerja Tertimbun Longsor di Proyek PDAM Purwakarta, Kendaraan Berat Diduga Penyebabnya

PURWAKARTA ONLINE, Jatiluhur – Insiden tragis terjadi di proyek saluran air bawah tanah milik PDAM Gapura Tirta Rahayu Purwakarta.

Dua pekerja tertimbun longsor saat sedang bekerja di galian sedalam tiga meter di Jalan Industri, dekat PT Elegant Textile, Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, pada Jumat (31/1/2025) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Salah satu pekerja, Hotmahtua (39), warga Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, meninggal dunia akibat tertimbun tanah.

Baca Juga: Mitos Air Terjun Kampung Tajur Purwakarta Buat Awet Muda dan Keindahan Alam yang Memukau

Sementara rekannya, Sarkim (50), warga Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, berhasil selamat meski mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Penyebab Longsor Masih Diselidiki

Pihak PDAM Purwakarta hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini.

Namun, sumber terpercaya menyatakan bahwa investigasi sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti longsor.

Saksi mata, Yoga, warga sekitar lokasi kejadian, menduga bahwa longsor terjadi akibat kombinasi hujan deras dan getaran dari kendaraan berat yang melintas.

Baca Juga: Pasukan Siliwangi: Lahir dari Rakyat, Bertaruh Nyawa untuk Republik

"Kan di lokasi galian ini, truk besar memang sering melintas, jadi tanahnya suka bergetar. Hujan deras juga bikin tanah makin labil," ujar Yoga kepada awak media, Sabtu (1/2/2025) dini hari.

Menurutnya, proyek galian ini sudah berlangsung lebih dari sepekan.

Saat kejadian, kedua korban sedang berada di dalam lubang untuk pemasangan saluran air bawah tanah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X