Terus Mengguncang Dunia! Wabah Baru yang Mengkhawatirkan Dunia, Kasus Human Metapneuvirus

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Senin, 6 Januari 2025 | 07:35 WIB
Ilustrasi virus HMPV (Freepik)
Ilustrasi virus HMPV (Freepik)

PURWAKARTA ONLINE - Musim dingin kali ini membawa tantangan berat bagi sistem kesehatan di Tiongkok utara.

Human Metapneumovirus (HMPV) telah menyebabkan lonjakan kasus penyakit pernapasan, khususnya di kalangan anak-anak dan lansia.

Rumah sakit di berbagai provinsi terutama di Negara Tiongkok kewalahan menangani pasien dengan gejala mirip flu berat ini.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan penyebaran global, terutama di tengah mobilitas tinggi akibat liburan akhir tahun.

Baca Juga: Judul: Berhentinya Operasional Bus Trans Metro Dewata di Bali: Dampaknya Bagi Sopir, Penumpang, dan Solusi yang Diharapkan

HMPV, yang pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001 di Belanda, adalah virus RNA dari keluarga Pneumoviridae.

Virus ini menyebar melalui droplet pernapasan, kontak langsung, atau permukaan yang terkontaminasi.

Gejalanya mirip flu, seperti batuk, demam, hidung tersumbat, dan kelelahan yang terbilang biasana ini jadi semakin perlu diwaspadi.

Pada kasus yang parah, virus ini dapat menyebabkan pneumonia atau bronkitis yang membahayakan penderitanya.

Baca Juga: UMK Purwakarta 2025 Naik 6,5%, Pekerja Soroti Ketimpangan dengan Karawang

Menurut Chinese Center for Disease Control and Prevention (CDC China), anak-anak di bawah usia 14 tahun adalah kelompok yang paling rentan.

“Infeksi HMPV biasanya meningkat selama musim dingin,” ujar Mao Ning, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Meski demikian, pemerintah menyebut wabah ini sebagai peristiwa musiman yang sudah biasa terjadi seperti pada kasus covid 19 tahun lalu.

Praktisi kesehatan Kol (Purn) Friedrich M Rumintjap menyatakan, wabah ini mencerminkan rapuhnya sistem kesehatan global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X