4 Fakta Penting Tentang Virus HMPV yang Mewabah di China: Apa yang Perlu Anda Ketahui

photo author
Reza Ainudin, Purwakarta Online
- Senin, 6 Januari 2025 | 02:55 WIB
 Wabah HMPV di China merupakan penyakit yang sering terjadi pada musim dingin. ((Pixabay/@PIRO4D))
Wabah HMPV di China merupakan penyakit yang sering terjadi pada musim dingin. ((Pixabay/@PIRO4D))

PURWAKARTA ONLINE - Wabah virus Human Metapneumovirus (HMPV) sedang menjadi perhatian dunia, terutama di China, yang mengalami lonjakan kasus signifikan, terutama di bagian utara negara tersebut.

Meski begitu, Menteri Kesehatan Indonesia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

Mereka menyarankan untuk tetap menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih. Namun, ada beberapa fakta penting yang perlu dipahami masyarakat mengenai virus ini.

1. HMPV Bukan Virus Baru

HMPV pertama kali ditemukan pada tahun 2001 dalam jurnal ilmiah yang dilaporkan di Belanda. Sejak saat itu, virus ini telah dilaporkan muncul di berbagai negara, termasuk Norwegia, Rumania, Jepang, dan China.

Baca Juga: Rahasia Dua Pramugari Selamat dari Tragedi Jeju Air: Kenapa Tempat Duduk di Belakang Pesawat Bisa Menyelamatkan Nyawa?

Prof. Tjandra Yoga Aditama, mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, mengungkapkan bahwa meskipun baru diidentifikasi pada awal 2000-an, HMPV sebenarnya sudah bersirkulasi selama puluhan tahun.

Dengan kata lain, virus ini bukanlah sesuatu yang baru, meskipun penyebarannya kini semakin meningkat.

2. Kaitan HMPV dengan Virus AMPV pada Hewan

Prof. Tjandra juga menjelaskan bahwa HMPV memiliki hubungan erat dengan Animal Metapneumovirus (AMPV), yang sebelumnya dikenal sebagai Turkey Rhinotracheitis Virus (TRTV) yang ditemukan pada unggas di Afrika Selatan pada tahun 1978.

AMPV memiliki empat subtipe, dan beberapa peneliti memperkirakan HMPV pada manusia merupakan hasil evolusi dari subtipe C AMPV. Ini menunjukkan bahwa meskipun HMPV menyerang manusia, asal-usulnya berhubungan dengan penyakit pada unggas.

Baca Juga: KPK Sita Uang Rp62 Miliar Terkait Dugaan Korupsi Proyek PT PP: Apa yang Terjadi?

3. Tidak Ada Keadaan Darurat di China

Di tengah berita yang beredar, banyak yang menyebut bahwa pemerintah China telah mengumumkan keadaan darurat terkait wabah HMPV. Namun, menurut Prof. Tjandra, klaim tersebut tidak benar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Reza Ainudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X