4 Fakta Penting Tentang Virus HMPV yang Mewabah di China: Apa yang Perlu Anda Ketahui

photo author
Reza Ainudin, Purwakarta Online
- Senin, 6 Januari 2025 | 02:55 WIB
 Wabah HMPV di China merupakan penyakit yang sering terjadi pada musim dingin. ((Pixabay/@PIRO4D))
Wabah HMPV di China merupakan penyakit yang sering terjadi pada musim dingin. ((Pixabay/@PIRO4D))

Ia menegaskan bahwa tidak ada sumber resmi dari pemerintah China atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengonfirmasi adanya "state of emergency" terkait HMPV. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

4. HMPV Tidak Bisa Disejajarkan dengan COVID-19

Sering kali, HMPV dibandingkan dengan COVID-19 karena keduanya menyebabkan gangguan pernapasan.

Namun, Prof. Tjandra menegaskan bahwa perbandingan ini tidak tepat. Pertama, HMPV bukanlah varian baru dari virus, melainkan virus yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu, berbeda dengan COVID-19 yang merupakan varian baru dari virus corona.

Baca Juga: Alvin Lim Wafat, Perjalanan Karier dan Warisan Sang Advokat

Kedua, meskipun gejalanya mirip seperti batuk, demam, dan sesak napas, HMPV tidak berpotensi menyebabkan dampak yang sama parahnya dengan COVID-19.

Terakhir, peningkatan kasus HMPV di China lebih mungkin disebabkan oleh musim dingin, yang memang cenderung meningkatkan infeksi saluran pernapasan.

Tetap Waspada dan Jaga Kesehatan

HMPV mungkin sedang menjadi perhatian internasional, tetapi masyarakat tidak perlu panik. Selalu waspada dan menerapkan langkah-langkah pencegahan, seperti menjaga kebersihan, mencuci tangan, dan memakai masker di tempat umum.

Mengingat bahwa virus ini sudah ada sejak lama, tingkat kewaspadaan yang tepat akan sangat membantu dalam mencegah penyebaran lebih lanjut.

Dengan memahami fakta-fakta ini, kita bisa lebih siap dan bijak dalam menghadapi situasi yang sedang berkembang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Reza Ainudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X