Penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan.
“Penahanan dilakukan untuk mencegah tersangka melarikan diri, merusak barang bukti, atau mengulangi perbuatannya,” tambah Satria.
NQ dijerat dengan Pasal 12 huruf a, b, e jo Pasal 15, subsidair Pasal 11 jo Pasal 15 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Ancaman hukumannya tidak main-main, penjara 1-20 tahun dan denda Rp50 juta hingga Rp1 miliar.
Modus Lama, Kerugian Besar
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan dana yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan petani.
Modus seperti ini dianggap mencederai kepercayaan masyarakat terhadap ASN, terutama di sektor pertanian yang menjadi tumpuan hidup banyak orang di daerah.
Masyarakat berharap kasus ini segera diusut tuntas dan menjadi pelajaran bagi ASN lain agar tidak menyalahgunakan wewenang.
"Dana sebesar itu seharusnya bermanfaat untuk petani, bukan malah dikorupsi,” kata salah satu warga Bantaeng.
Baca Juga: Profil Saepul Bahri BinZein dan Kisah di Balik Sukses Pilkada 2024
Korupsi di Sektor Pertanian, Bukan Kasus Pertama
Kasus seperti ini bukan kali pertama terjadi di sektor pertanian.
Tahun-tahun sebelumnya, korupsi dana bantuan pertanian juga marak terjadi di berbagai daerah.
Padahal, sektor ini memegang peran penting dalam ketahanan pangan nasional.
Artikel Terkait
Korupsi Timah Helena Lim, Bongkar Modus Bisnis Timah
Senyuman Tom Lembong, Dari Menteri Perdagangan hingga Tersangka Korupsi Impor Gula
Skandal Impor Gula! Tom Lembong Tersangka, Senyumnya Terkoyak Realita Korupsi
Thomas Lembong Ditangkap! Senyuman Penuh Ironi di Balik Kasus Korupsi Gula
Tubagus Chaeri Wardana Minta Kejati Banten Reschedule Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi Sport Center
Viral! Habib Rizieq Soal Korupsi hingga Orang-Orang Bermasalah di Kabinet dalam Reuni 212
Viral! Rizieq Shihab Beri Pesan Soal Korupsi hingga Orang-Orang Bermasalah di Kabinet, Soroti Kasus KM 50
Viral! Pernyataan Rizieq Shihab di Reuni Akbar 212, Minta Prabowo Bersihkan Korupsi dan Judi
Prabowo Tantang Korupsi: Dibilang Mustahil? Saya Yakin Indonesia Bisa Bersih dan Makmur!
Pertanian Indonesia Hari Ini, Saatnya Beraksi di Tengah Kerusakan Ekosistem dan Korupsi