Habib Syech Klaim Hak Cipta Mars Syubanul Wathon, Keluarga Besar KH Wahab Chasbullah Bereaksi

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Sabtu, 7 September 2024 | 14:10 WIB
Habib Syech diisukan mengklaim hak cipta Mars Syubanul Wathon (ISTIMEWA)
Habib Syech diisukan mengklaim hak cipta Mars Syubanul Wathon (ISTIMEWA)

PURWAKARTA ONLINE - Dalam perkembangan terbaru yang memicu kehebohan, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf secara resmi mengajukan klaim hak cipta atas lagu “Mars Syubbanul Wathan,” karya legendaris KH Abdul Wahab Chasbullah, yang diciptakan pada tahun 1916.

Lagu ini telah lama menjadi ikon kebangkitan semangat nasional dan kecintaan terhadap tanah air, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Kontroversi klaim ini segera mendapat sorotan publik, terutama dari warga NU yang memandang lagu ini sebagai warisan kolektif yang tak seharusnya dimonopoli oleh pihak manapun.

Lagu yang kerap dinyanyikan dalam berbagai acara keagamaan, pengajian, hingga upacara bendera ini dianggap memiliki nilai historis dan patriotisme yang mendalam, membuat banyak pihak merasa geram atas klaim yang dilakukan tanpa restu dari ahli waris.

Baca Juga: Hasil Penyelidikan Kasus Kematian Dokter Aulia Risma, Mencurigakan!

Reaksi Keluarga Besar KH Wahab Chasbullah

Gus Syaifuddin, salah satu anggota keluarga besar KH Wahab Chasbullah, menanggapi dengan serius klaim ini. Dalam wawancara pada Rabu (4/9/2024), ia mengungkapkan bahwa keluarga telah mendaftarkan hak cipta lagu tersebut sejak 2021 untuk melindungi warisan yang begitu berharga ini.

“Kami khawatir ada pihak-pihak yang mencoba mengklaim tanpa dasar, dan upaya kami untuk melindungi hak cipta ini adalah bentuk tanggung jawab kami menjaga marwah warisan KH Wahab Chasbullah,” jelasnya.

Menurut Gus Syaifuddin, "Mars Syubbanul Wathan" tidak hanya sekadar lagu, tetapi juga simbol perjuangan melawan penjajah Belanda.

Dengan lirik berbahasa Arab seperti “Yaa Lal Wathan,” KH Wahab Chasbullah sengaja menggunakan bahasa tersebut agar maknanya tidak mudah dipahami penjajah, namun tetap bisa membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan santri dan pejuang kemerdekaan kala itu.

Baca Juga: Dony Ahmad Munir Siap Tuntaskan Pengangguran di Sumedang, Klaim Turunkan Angka 3% Selama Pandemi!

Kritik dan Dukungan dari Masyarakat

Langkah Habib Syech ini memicu berbagai reaksi. Kanal YouTube Padasuka Bekasi pada 4 September 2024 menayangkan kritik pedas terhadap klaim tersebut.

Dalam videonya, pembicara menilai klaim ini sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X