NVIDIA berada dalam posisi rentan. Meskipun tetap unggul secara teknologi, tekanan geopolitik dan kemajuan China bisa menggeser peta kekuatan chip global.
Turunnya saham NVIDIA akibat kebijakan tarif AS menyoroti bagaimana keputusan politik dapat mengguncang industri teknologi global.
Sementara China mempercepat kemandirian chip AI, NVIDIA harus menavigasi tantangan geopolitik dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin AI dunia.
Kisah ini bukan hanya soal saham, tapi tentang masa depan dominasi teknologi—dan siapa yang akan memimpin revolusi AI berikutnya.***