Cara membedakan nyeri pinggang akibat saraf kejepit dengan nyeri biasa!

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Selasa, 1 November 2022 | 20:00 WIB
ILUSTRASI - Saraf kejepit baiknya jangan diremehkan. (Media Pakuan-Pikiran Rakyat)
ILUSTRASI - Saraf kejepit baiknya jangan diremehkan. (Media Pakuan-Pikiran Rakyat)

Oleh karena itu, sebaiknya jika sudah mengalami gejala nyeri di area tulang belakang, segera lakukan konsultasi dengan dokter.

Baca Juga: Jaksa Penuntut Tolak Permohonan Penangguhan Penahanan Nikita Mirzani!

Pada umumnya nyeri pinggang biasa akibat aktivitas sehari-hari dapat hilang dengan sendirinya, atau muncul beberapa saat saja.

Namun, kamu harus waspada jika mengalami nyeri yang disertai dengan kesemutan di area kaki, melemahnya otot-otot di bagian paha atau kaki, serta muncul nyeri tajam di pinggang yang menjalar ke area kaki.

Untuk mengatasi sekaligus mencegah saraf kejepit, sebaiknya jika mulai mengalami nyeri di area pinggang, segeralah melakukan pemeriksaan dengan dokter.

Baca Juga: Lee Jihan Aktor 'Produce 101 Season 2' Tewas dalam Tragedi Halloween Itaewon!

Setelah melakukan konsultasi, biasanya dokter akan menyarankan pemeriksaan deteksi HNP dengan CT-Scan atau MRI untuk mengetahui ada atau tidaknya saraf kejepit.

Setelah itu, dokter akan memberikan beberapa pilihan pengobatan yang sesuai dengan tingkat keparahan saraf kejepit, seperti dengan terapi atau tindakan operasi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X