2. Gunakan Mineral Pelapis: Semprotkan KOVER WP secara rutin, terutama setelah hujan.
Mineral ini membantu mengurangi efek keasaman air hujan dan mencegah kerusakan pada buah.
Fokuskan penyemprotan di bagian bawah buah.
Baca Juga: Kontroversi UAH Buat Namanya Mencuat, Presiden Prabowo Rekrut Gantikan Miftah Maulana, Benarkah?
3. Hindari Pupuk Asam: Gunakan pupuk daun dengan pH netral, seperti KALINET (pH 7,5), untuk menghindari risiko kerusakan sel.
Hindari pupuk daun yang mengandung nitrat tinggi.
4. Atur Volume Penyemprotan Pestisida: Gunakan volume rendah hingga sedang agar tanaman tidak terlalu basah.
Tambahkan surfaktan seperti NOZZEL untuk membantu distribusi larutan secara merata.
Dengan langkah terpadu ini, Anda dapat mencegah BER dan menjaga kualitas hasil panen tomat.***
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Sampaikan Visi Pertanian di Hadapan Petani Jabar
Dedi Mulyadi Ungkap Teknologi Pertanian Leluhur yang Sesuai dengan Sosial, Budaya, dan Ekologi
Dedi Mulyadi: Jika Pertanian Ingin Maju, Hutan Tidak Boleh Gundul!
Dedi Mulyadi Jelaskan Teknologi Irigasi Leluhur untuk Pertanian Jawa Barat yang Maju
Dedi Mulyadi Bicara Konsep Pertanian Sunda yang Terlupakan dan Harus Dihidupkan Kembali
Dedi Mulyadi: Sampai Kiamat Petani Tidak Akan Bahagia Jika Pertanian Tidak Berorientasi Kepada Allah
Pertanian Indonesia Hari Ini, Saatnya Beraksi di Tengah Kerusakan Ekosistem dan Korupsi
ASN Dinas Pertanian Tersandung Korupsi, Motong Anggaran DAK!
Istilah Penting dalam Pertanian! Penjelasan Singkat?
Beragam Istilah Pertanian dan Penjelasan Singkatnya