PURWAKARTA ONLINE - Kopi di Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, menunjukkan perkembangan signifikan berkat kolaborasi dengan Perum Perhutani Bandung Utara.
Awalnya, budidaya kopi dimulai pada 2009, namun sempat vakum sebelum akhirnya bangkit kembali sekitar 2016-2017 seiring dengan program Perhutanan Sosial dari pemerintah.
Dukungan semakin kuat ketika Dedi Mulyadi, sebagai anggota DPR RI kala itu, memberikan bantuan benih siap tanam kepada para petani.
Namun, pandemi COVID-19 menjadi tantangan besar.
Baca Juga: 8 Pengaruh Buruk Rokok untuk Kesehatan Paru-Paru yang Perlu Diwaspadai
Harga kopi anjlok akibat pembatasan distribusi dan terhambatnya ekspor.
Kondisi ini sempat mematahkan semangat petani.
Bangkit Pasca-Pandemi
Setelah pandemi, petani mulai kembali merawat tanaman kopi meski jumlah petani aktif berkurang.
Upaya pemulihan dilakukan secara mandiri, terutama oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
Pemerintah desa juga kembali memberikan perhatian, salah satunya melalui pelatihan dengan menghadirkan Haji Aleh, seorang ahli kopi dari Pangalengan, Bandung.
Baca Juga: Resep Bebek Carok King Abdi Diklaim Tretan Muslim? Bisnis Kuliner Jadi Viral
Pelatihan digelar di Aula Kantor Desa Pusakamulya dan langsung di lahan kopi.
Inovasi Distribusi yang Menguntungkan
Artikel Terkait
Ironi di Balik Budaya Kopi Indonesia, Eksportir Besar Tapi Konsumen Kelas Dua
Kopi, Warisan Kolonial yang Mengakar di Indonesia
Ternyata Kopi Bukan Tanaman Asli Nusantara! Inilah Kenapa Kopi Jadi Komoditas Penting di Indonesia
Sejarah Awal Kopi di Indonesia, Dari Batavia hingga Java Coffee Mendunia
Dari Batavia ke Dunia, Sejarah Pertama Kali Kopi Ditanam di Indonesia
Tahun 1706 Kopi Indonesia Diteliti di Amsterdam, Sejak Itulah Java Coffee Menjangkiti Dunia!
Java Coffee, Perjalanan Kopi Indonesia dari Jawa ke Dunia
Tahun 1711, Pertama Kali 'Indonesia' Ekspor Kopi dan Pecahkan Rekor Lelang di Amsterdam
Rekor Kopi Jawa di Pasar Lelang Amsterdam Tahun 1711, Dari Bantaran Ciliwung ke Pasar Dunia
Klarifikasi KRPH, Bagi Hasil Agroforestri Kopi di LMDH Giri Pusaka Purwakarta