Ia juga mengingatkan bahwa menjadi pengurus NU adalah panggilan pengabdian, bukan sekadar posisi.
"Masih banyak yang antre ingin jadi pengurus PCNU. Totalitas berkhidmat, jangan main-main!" lanjutnya.
Baca Juga: Gas 3 Kg Dilarang Dijual di Warung, Warga Purwakarta Kelimpungan
Ajengan Anwar juga menekankan bahwa NU bukan organisasi yang berorientasi keuntungan.
"Tidak ada anggaran, tidak ada honor. Adapun ada sumbangan, kita gunakan dengan amanah," katanya menegaskan.
Meski acara berlangsung hingga siang hari, Ajengan Anwar hanya dapat mengikuti hingga pukul 11.00 WIB karena harus menghadiri agenda lain di Hotel Borobudur, Jakarta.
NU Purwakarta, Solid dan Terus Bergerak
Konsolidasi yang dilakukan di Wanayasa ini menegaskan bahwa NU Purwakarta terus bergerak memperkuat barisannya.
Baca Juga: AKP Muthia Khansa Pimpin Satlantas Purwakarta, Siap Wujudkan Lalu Lintas Lebih Tertib
Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen NU, struktur organisasi semakin kokoh dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
NU bukan sekadar organisasi, tetapi juga wadah perjuangan yang harus dijaga bersama.
Konsolidasi ini adalah bukti nyata bahwa NU Wanayasa siap mengemban amanah besar di masa depan.***
Artikel Terkait
Bebas Bersyarat, Dua Napiter Lapas Purwakarta Berjanji Setia kepada NKRI
AKP Muthia Khansa Pimpin Satlantas Purwakarta, Siap Wujudkan Lalu Lintas Lebih Tertib
Besaran Zakat Fitrah Purwakarta 2025, Rp 40.000 atau 3,5 Liter Beras
Kejari Purwakarta Tunjuk 100 Pelajar Jadi Duta Darkum dalam Program Jaksa Masuk Sekolah
Disnakertrans Purwakarta Didesak Tertibkan LPK yang Menyalurkan Tenaga Kerja Tanpa Pelatihan
RSUD Bayu Asih Purwakarta Gelar Pap Smear Gratis, Kenalkan Metode Baru yang Lebih Akurat
Konsolidasi PCNU Purwakarta di Wanayasa, Kyai Anwar Nasihin: Perkuat Struktur!
Warga Purwakarta Resah, Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Antrian Mengular
Pedagang dan LSM Kritik Kebijakan Gas 3 Kg di Purwakarta, Menyulitkan Rakyat!
Gas 3 Kg Dilarang Dijual di Warung, Warga Purwakarta Kelimpungan