PURWAKARTA ONLINE – Tradisi haul menjadi momen refleksi dan edukasi bagi masyarakat Nahdliyyin. Kamis malam Jumat, 19 Desember 2024, aktivis NU Kecamatan Kiarapedes menggelar haul untuk mengenang empat tokoh besar NU yang wafat di bulan Desember.
Acara berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Al-Mukhtar Assalafi, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, di bawah asuhan Ustad Dede Muhtar. Dimulai ba'da Isya, haul ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga kesempatan meneladani perjuangan para tokoh NU.
Mengenang Empat Tokoh Besar
Empat tokoh yang dihauli pada malam itu adalah:
1. KH Ali Maksum
Rais Aam PBNU periode 1980-1984 sekaligus pengasuh Pesantren Krapyak, Yogyakarta. Kyai Ali dikenal sebagai ulama yang gigih menjaga keutuhan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah di tengah derasnya tantangan modernitas.
2. KH Moh. Ilyas Ruhiat
Pengasuh Pesantren Cipasung dan Rais Aam PBNU periode 1992-1999. Kyai Ilyas adalah sosok yang memegang teguh prinsip keagamaan dan kebangsaan, bahkan di masa-masa sulit transisi politik Indonesia.
3. KH Wahab Chasbullah
Salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Kiprahnya dalam merumuskan dasar-dasar keindonesiaan menjadikannya tokoh penting dalam sejarah perjuangan bangsa.
4. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Artikel Terkait
Kecam Rencana MLB NU, Saifullah Yusuf: Tidak Ada Sejarahnya dan Sia-sia!
Muktamar Luar Biasa NU? Ini Jawaban Mengejutkan dari Gus Ipul!
MLB NU, Gus Ipul Ingatkan Bahwa NU Keramat!
Saifullah Yusuf Kecam Rencana MLB NU: NU Itu Keramat, Tidak Perlu Muktamar Luar Biasa!
Saifullah Yusuf Tanggapi MLB NU: NU Itu Keramat, Didirikan Kekasih Allah, Tak Ada Sejarah MLB Tandingan!
Saifullah Yusuf Bongkar Rencana MLB NU: NU Itu Keramat, Tak Ada Sejarahnya Muktamar Tandingan!
PCNU Purwakarta Kecam Presidium MLB PBNU, Sebut Gerakan Tersebut Ancam Persatuan NU
Ternyata Konsolidasi Presidium MLB NU di Cirebon Tanpa Restu Sesepuh!
Syekh Nawawi Al-Bantani, Gurunya Pendiri NU dan Muhammadiyah, Ternyata Mondok di Purwakarta!
Ketua PCNU Purwakarta, Kader NU Tak Perlu Takut Hadapi Pilkada 2024