Nahdliyyin Kiarapedes Gelar Haul Gus Dur dan Para Muasis Nahdlatul Ulama

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Kamis, 19 Desember 2024 | 20:52 WIB
Warga NU (Nahdliyyin) Kecamatan Kiarapedes laksanakan haul Gus Dur dan para Muasis Nahdlatul Ulama di Ponpes Al-Mukhtar Assalafi, Legokbarong, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta. Kamis malam, 19 Desember 2024. (Dok. Purwakarta Online)
Warga NU (Nahdliyyin) Kecamatan Kiarapedes laksanakan haul Gus Dur dan para Muasis Nahdlatul Ulama di Ponpes Al-Mukhtar Assalafi, Legokbarong, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta. Kamis malam, 19 Desember 2024. (Dok. Purwakarta Online)

PURWAKARTA ONLINE – Tradisi haul menjadi momen refleksi dan edukasi bagi masyarakat Nahdliyyin. Kamis malam Jumat, 19 Desember 2024, aktivis NU Kecamatan Kiarapedes menggelar haul untuk mengenang empat tokoh besar NU yang wafat di bulan Desember.

Acara berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Al-Mukhtar Assalafi, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, di bawah asuhan Ustad Dede Muhtar. Dimulai ba'da Isya, haul ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga kesempatan meneladani perjuangan para tokoh NU.

Mengenang Empat Tokoh Besar

Empat tokoh yang dihauli pada malam itu adalah:

1. KH Ali Maksum

KH Ali Maksum Krapyak
KH Ali Maksum Krapyak

Rais Aam PBNU periode 1980-1984 sekaligus pengasuh Pesantren Krapyak, Yogyakarta. Kyai Ali dikenal sebagai ulama yang gigih menjaga keutuhan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah di tengah derasnya tantangan modernitas.

2. KH Moh. Ilyas Ruhiat

KH Ilyas Ruhiat Cipasung, Tasikmalaya.
KH Ilyas Ruhiat Cipasung, Tasikmalaya. (Istimewa)

Pengasuh Pesantren Cipasung dan Rais Aam PBNU periode 1992-1999. Kyai Ilyas adalah sosok yang memegang teguh prinsip keagamaan dan kebangsaan, bahkan di masa-masa sulit transisi politik Indonesia.

3. KH Wahab Chasbullah

Kh. Abdul wahab chasbullah
Kh. Abdul wahab chasbullah (Medsos warga)

Salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Kiprahnya dalam merumuskan dasar-dasar keindonesiaan menjadikannya tokoh penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

4. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X