Menurutnya, almarhum wafat pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.23 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat. Rencana pemakaman pun segera dilaksanakan pada Sabtu pagi pukul 09.00 WIB di tempat pemakaman keluarga Desa Sukasari, Sukasari, Purwakarta.
Baca Juga: Air Suci di Bawah Pura Tanah Lot, Bali: Keajaiban Alam dan Spiritual yang Menarik Wisatawan
Kenangan tentang Pemimpin Rendah Hati
Abdul Rojak mengenang Rahmat Saleh sebagai sosok yang sangat rendah hati dan selalu ngayomi dalam memimpin.
"Orangnya baik, sangat rendah hati dan ngayomi dalam memimpin Nahdiyin di daerah terjauh dari Kabupaten Purwakarta ini," ungkapnya.
Semasa hidup, Rahmat tidak hanya aktif di MWCNU tetapi juga memimpin Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Kecamatan Sukasari dan aktif di dunia pendidikan serta sosial.
Dengan kepergian Rahmat Saleh, ISNU Purwakarta kehilangan seorang kader yang bukan hanya penuh semangat dan pengabdian, tetapi juga sosok yang selalu memotivasi dan menginspirasi. Semoga amal kebaikan almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Rahmat Saleh akan selalu dikenang sebagai pejuang sejati yang tidak pernah menyerah, bahkan dalam menghadapi penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Selamat jalan, Rahmat Saleh. Jasa-jasamu akan selalu kami kenang.***
Artikel Terkait
Diskusi ISNU Kiarapedes, Mang Deden Ungkap Mitos Benturan Islam dengan Sunda
Sudah Bertuhan yang Esa, Mang Deden dalam Diskusi ISNU Kiarapedes: Cukup 1 Wali untuk Tanah Sunda!
Kepada ISNU Kiarapedes Mang Deden Berpesan: Ber-ISNU, Jangan Sampai Melupakan 'Kiarapedes'-nya!
Konfercab ISNU Purwakarta 2024: Nama-nama Besar Diyakini akan Bertarung Pada 10 Juli!
Konferensi Cabang ISNU Purwakarta Siap Digelar: Membangun Peradaban Melalui Kemandirian Jam'iyyah
Konfercab ISNU Purwakarta 2024: Dr. Ramlan Tegaskan NU Harus Berkuasa di Negeri Sendiri!
Pembukaan Konfercab, Ajengan Anwar Nasihin: ISNU Harus Membangun Universitas Unggul di Purwakarta!
Ahmad Sya'roni Kembali Pimpin ISNU Purwakarta 2024-2029: Lanjutkan Program Unggulan dan Kemandirian!
ISNU Kiarapedes Hadiri Tradisi Babarik di Mekarjaya: Doa Bersama dan Syukur Petani atas Hasil Panen Berlimpah
Kader ISNU jadi Penggerak Pemuda Tani di Kiarapedes: Inisiatif yang Menghidupkan Kembali Semangat Pertanian