Jatim siap ekspor komoditas UKM senilai Rp16,4 miliar ke Arab Saudi, usai Business Gathering & Mini Expo!

- Kamis, 1 Desember 2022 | 10:00 WIB
Misi Dagang Jatim di Riyadh - Arab Saudi Tarik Investasi dan Tingkatkan Kinerja Ekspor (https://www.jatimprov.go.id/)
Misi Dagang Jatim di Riyadh - Arab Saudi Tarik Investasi dan Tingkatkan Kinerja Ekspor (https://www.jatimprov.go.id/)

 

PURWAKARTA ONLINE, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui program "Business Gathering & Mini Expo" dengan para pengusaha di Jeddah, Arab Saudi, menyepakati kontrak ekspor berbagai komoditas atau produk usaha kecil menengah (UKM) senilai Rp16,4 miliar.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan kegiatan "Business Gathering & Mini Expo" di Jeddah merupakan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi para pelaku UKM.

"Kami memang membidik pasar Jeddah yang sangat strategis agar produk-produk UKM, khususnya di bidang makanan dan minuman, bisa mendapat akses di Arab Saudi," kata Khofifah saat dikonfirmasi di Jeddah, Rabu.

Baca Juga: Wanita lebih memilih pria banyak duit meskipun anu-nya kecil!

Kegiatan yang difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, pada 29 November kemarin itu, turut melibatkan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jatim. Para pelaku UKM Jatim dipertemukan dengan sekitar 40 pengusaha dari Jeddah agar bisa saling menggali potensi perdagangan antara kedua belah pihak.

Gubernur Khofifah memaparkan kontrak bisnis mencapai Rp16,4 miliar atau 1.043.750 dolar Amerika Serikat (AS) dari hasil "Business Gathering & Mini Expo" itu meliputi tujuh kesepakatan perdagangan dalam bidang makanan dan minuman.

Pertama, kontrak pembelian bolu ketan mendut dari UKM Jatim pada distributor di Jeddah sebanyak 200 karton atau senilai 18.750 dolar AS. Kedua, transaksi pembelian food and beverage asal Jatim untuk dikirim ke Jeddah dengan nilai 200.000 dolar AS.

Baca Juga: Rhenald Kasali Kritik PHK Massal Ruangguru: Numpang Exit Lewat Isu Resesi!

Ketiga, transaksi pembelian food and beverage, kelapa, kacang dan teh hijau dengan nilai kontrak 220.000 dolar AS. Keempat, transaksi pembelian makanan dari UKM Jatim Aira Food dengan pelak usaha Jeddah dengan nilai 85.000 dolar AS.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Cara agar anda tidak terjebak pinjol ilegal!

Senin, 9 Januari 2023 | 16:15 WIB

Suku bunga Fed melambat, harga Emas melonjak!

Sabtu, 7 Januari 2023 | 21:51 WIB

Harga BBM di Italia Rp30 ribu per liter!

Jumat, 6 Januari 2023 | 09:00 WIB
X