Wajib Pajak Naik, Tapi Pembayaran Menurun. Dirjen Pajak Harus Jelaskan ini!

- Rabu, 30 November 2022 | 17:00 WIB
DJP jelaskan faktor penurunan pembayaran di tengah naiknya wajib pajak (Humas Kanwil DJP Jatim III)
DJP jelaskan faktor penurunan pembayaran di tengah naiknya wajib pajak (Humas Kanwil DJP Jatim III)

PURWAKARTA ONLINE, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menjelaskan faktor penyebab jumlah pembayaran pajak yang menurun di tengah meningkatnya para pendaftar Wajib Pajak (WP) sepanjang triwulan III-2022.

Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aim Nursalim Saleh dalam temu media di Batam, Kepulauan Riau, Rabu, menjelaskan ada kemungkinan masyarakat mengajukan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk kebutuhan administrasi semata.

"Kita akan teliti yang tadi penambahan wajib pajak baru, kita teliti lagi. Kenapa mereka mau daftar NPWP? misalnya bisa jadi syarat untuk bekerja, tapi kemudian setelah bekerja belum beres udah PHK, misalnya gitu, bisa jadi, jadi on and off ini yang akan kita teliti terus," ujar Aim.

Baca Juga: Rhenald Kasali Kritik PHK Massal Ruangguru: Numpang Exit Lewat Isu Resesi!

Selain itu, faktor penurunan pajak lainnya adalah adanya peraturan yang menetapkan bahwa pelaku UMKM yang beromzet di bawah Rp500 juta per tahun tidak dikenakan pajak.

Dalam acara temu media DJP tersebut, Kementerian Keuangan melaporkan sepanjang triwulan III 2022 jumlah wajib pajak baru mencapai 3,85 juta WP dengan jumlah pembayaran Rp3,22 triliun.

Sedangkan, sepanjang tahun 2021 jumlah WP baru sebanyak 3,47 juta WP dengan jumlah pembayaran mencapai Rp7,74 triliun.

Baca Juga: Video syur 38 Menit viral, Denise Chariesta malah tantang Si Penyebar!

Dengan data tersebut, didapatkan kesimpulan bahwa penambahan jumlah WP baru lebih banyak sepanjang triwulan III-2022, dibandingkan selama tahun 2021.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Cara agar anda tidak terjebak pinjol ilegal!

Senin, 9 Januari 2023 | 16:15 WIB

Suku bunga Fed melambat, harga Emas melonjak!

Sabtu, 7 Januari 2023 | 21:51 WIB

Harga BBM di Italia Rp30 ribu per liter!

Jumat, 6 Januari 2023 | 09:00 WIB
X