Mudik Lebaran 2022 capai 87 juta orang, berjalan aman dan picu kenaikan ekonomi!

- Minggu, 15 Mei 2022 | 22:14 WIB
Penumpang KAI saat berada di salah satu stasiun saat mudik lebaran 2022 (Dok. KAI)
Penumpang KAI saat berada di salah satu stasiun saat mudik lebaran 2022 (Dok. KAI)

Purwakarta Online - Masyarakat Indonesia baru saja usai melaksanakan libur Lebaran 2022. Mudik di masa libur lebaran kali ini bisa disebut mudik akbar. Pasalnya, jumlah pemudik relatif besar, lebih dari 87 juta orang.

Tahun ini juga merupakan mudik pertama setelah sejak dua tahun berselang menjalani puasa mudik, akibat Covid-19 yang mewabah di tanah air. Tak heran, mudik kali ini disambut dengan penuh semangat dan suka-cita.

Berkah dari mudik sangat dirasakan daerah. Uang menyebar ke daerah. Pusat perbelanjaan dan objek wisata di sejumlah daerah baik di Sumatra, Jawa, maupun Bali padat pengunjung. Demikian pula dengan bisnis penunjang sektor pariwisata seperti jasa penyewaan kendaraan maupun pusat kuliner yang turut meraup untung besar dari aktivitas mudik akbar.

Baca Juga: Vario 160, Jawaban Honda Terhadap Aerox 155!

Laporan dari Lembaga Penyelidikan dan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia menyebutkan, dampak aktivitas mudik terhadap perekonomian cukup besar. Beberapa faktor yang menyebabkan itu adalah pertama, adanya larangan mudik pada dua tahun sebelumnya. Kedua, daya beli masyarakat sudah membaik yang tecermin dari beberapa indikator ekonomi seperti inflasi dan mobilitas, yang berada di titik paling baik selama pandemi Covid-19.

Tak dipungkiri, penyebab itu juga tidak terlepas dari peningkatan konsumsi masyarakat pada periode lebaran yang didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat seiring dengan kasus Covid-19 yang terkendali. Pasalnya, adanya pemberian tunjangan hari raya juga menjadi salah satu yang mendongkrak konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat pada kuartal I-2022.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporannya belum lama ini menyebutkan konsumsi masyarakat terutama belanja kebutuhan sehari-hari naik 27,46 persen dibandingkan kondisi normal. Konsumsi yang sama juga diprediksi terjadi pada kuartal II-2022.

Baca Juga: Dari rahim mereka akan lahir petani-petani tangguh di masa depan

Bagaimana dengan posisi uang beredar selama periode Lebaran? Peredaran uang di masyarakat pada Lebaran kali ini diperkirakan cukup tinggi. Data Bank Indonesia menyebutkan jumlah uang beredar dalam arti luas alias M2 pada Maret 2022 atau menjelang lebaran mencapai Rp7.810,9 triliun.

Realisasi itu tumbuh 13,3% year on year (yoy). Hingga kini, Bank Indonesia belum merilis data terbaru uang beredar M2. Terlepas dari semua itu, tak dipungkiri nuansa mudik akbar Lebaran 2022 sangat berbeda dibandingkan periode sebelumnya.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Benarkah inflasi di Indonesia terkendali?

Rabu, 6 Juli 2022 | 09:51 WIB

Upaya OJK jaga stabilitas keuangan

Rabu, 6 Juli 2022 | 09:41 WIB

Link dan cara daftar Clickworker!

Selasa, 21 Juni 2022 | 14:42 WIB

BTC terus anjlok sentuh Rp274,3 juta!

Minggu, 19 Juni 2022 | 12:51 WIB

Cara pinjam uang di pegadaian jaminan BPKB!

Senin, 13 Juni 2022 | 12:04 WIB

Pemerintah Harus Bantu UMKM Agar Berkembang

Rabu, 8 Juni 2022 | 23:38 WIB

Petani teh di Eropa dan India

Minggu, 5 Juni 2022 | 23:45 WIB

Toyota Innova 2.8 Resmi Meluncur!

Rabu, 1 Juni 2022 | 18:52 WIB

Ciptakan Bisnis Disaat Pandemi, Siapa Takut!

Minggu, 29 Mei 2022 | 19:42 WIB

Pertemuan DWG G20 Kedua Fokus Penguatan UMKM

Minggu, 29 Mei 2022 | 02:45 WIB
X